oleh

Tari Kolosal Ceritakan Awal Turunnya Batara Guru, Libatkan 500 Penari di Pembukaan FKN 2019

PALOPO, TEKAPE.co – Pembukaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII Tana Luwu 2019 akan menampilkan tarian kolosal, Senin 9 September 2019, sore, di Lapangan Pancasila Palopo.

Tarian kolosal itu akan melibatkan sekitar 500 orang penari, yang diambil dari enam SMA di Kota Palopo, yakni SMAN 1, SMKN 1, SMAN 5, SMAN 6, MAN, dan SMAN 2 Palopo.

Sementara konsep tarian kolosal ini, akan menceritakan, tentang awal turunnya Batara Guru ke Tana Luwu.

Tim produksi dari Inipasti Komunika, Hadirawati, kepada Tekape.co, Jumat 6 September 2019, menceritakan, pada sesi akhir pembukaan FKN nanti, akan ditampilkan tari kolosal.

“Nanti, akan ada bambu petung di dalam lapangan. Di bambu itu keluar Batara Guru, kemudian muncul 7 La Oro Kelling menemani Batara guru,” bebernya.

Kemudian akan ada 12 penari, sebagai simbol 12 anak suku di Tana Luwu. Para penari ini kemudian akan membentuk lingkaran menyerupai rotasi tata surya, lalu rotasi bumi.

Terakhir, para penari akan membentuk panji dan sulapa appa, lalu singkerru simulajaji, sebagai penampilan simbol-simbol Kedatuan Luwu.

Dira, sapaan akrab Hadirawati, membeberkan, tarian kolosal ini dipercayakan kepada Inipasti Komunika di Makassar. Projek tarian kolosal ini dipimpin langsung Ariyanti Sultan SSn MSn, dari Institut Seni Budaya Sulawesi Selatan.

“Beliau (Ariyanti Sultan, red) yang konsep langsung dan sekaligus pimpinan koreografernya. Tari kolosal ini kita akan melibatkan sekitar 500 orang penari, yang diambil dari enam sekolah di Palopo,” katanya.

Dosen UNM ini juga membeberkan, timnya memang telah menggarap tari kolosal ini sejak 2018 lalu, dan telah dipresentase di depan Datu Luwu. (del)

Komentar

Berita Terkait