oleh

Stabilkan Harga Jelang Idulfitri, Pemkab Morowali Gelar Pasar Murah di 13 Desa

BUNGKU, TEKAPE.co – Untuk menjaga stabilitas harga jelang idulfitri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar Operasi Pasar Murah di sejumlah titik.

Pasar murah ini dilaksanakan di 13 desa yang ada di Bungku Tengah, dengan jumlah sembako 3.000 paket yang bekerja sama dengan pihak distributor dan Bulog. Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan selama 4 hari, sejak Rabu 5 Mei 2021.

Pasar murah digelar Pemkab, melalui Disperindag Morowali, bekerjasama seluruh distributor barang dan Perum Bulog Cabang Poso, di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Bumi Raya, serta Lapangan Tudua, Kecamatan Bungku Tengah.

Bupati Morowali, Drs Taslim, membuka langsung Pasar Murah di Lapangan Tudua.

Ia mengapresiasi kegiatan pasar murah hasil kerja sama pemerintah, distributor, dan Bulog yang sukses melakukan penetrasi harga.

Sebagaimana diketahui, sebelum dan sesudah lebaran, harga kebutuhan pokok kerap naik akibat adanya spekulasi dari pedagang yang ingin memanfaatkan momen menaikkan harga di luar ketentuan yang berlaku, apalagi situasi pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Namun, kekhawatiran itu tidak terjadi di Morowali. Harga tetap stabil dan terjangkau,” ujarnya.

Taslim menyampaikan terimakasih kepada distributor barang, Perum Bulog, dan unsur terkait lainnya atas suksesnya operasi pasar murah itu.

Bupati juga berpesan agar bulan Ramadan dimanfaatkan untuk mengejar pahala yang setinggi-tingginya dengan membantu serta bersedekah kepada fakir miskin dan kaum duafa.

Orang nomor satu di Morowali ini juga menghimbau warganya tetap mempedomani protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Sekretis Disperindag Morowali, Yusfatan Janat SH, melaporkan tujuan diadakannya operasi pasar murah tersebut dalam rangka mengantisipasi adanya lonjakan harga bahan pokok dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H/ 2021 M, yakni memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat dengan harga yang dapat
dijangkau, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya masyarakat tidak mampu demi tercapainya visi-misi Morowali Menuju Sejahtera Bersama.

“Kegiatan pasar murah dilaksanakan di 13 desa yang ada di Bungku Tengah dengan jumlah sembako 3.000 paket yang bekerja sama dengan pihak distributor dan Bulog. Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan selama 4 hari,” urainya.

Disampaikannya, saat ini harga kebutuhan pokok masyarakat stabil dan terjangkau, begitupun dengan ketersediaan stoknya juga aman dan terkendali.

Hadir pada kegiatan itu, Camat Bungku Tengah, Wirda Rosanti S.STP MPA, Kades Tudua, Usman P, para kades se Bungku Tengah, serta elemen masyarakat lainnya. (GAF/FID)

Komentar

Berita Terkait