Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Sosialisasi Dasawisma, Hayarna Basmin Sebut Pelaksanaan 10 Program PKK Bermula Dari Kelompok Dasawisma

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Basmin, Saat Menyampaikan Arahannya Dalam Sosialisasi Dasawisma dan 7 dimensi lansia tangguh, di Aula Rujab Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Senin, 12 September 2022. (ft/DiskominfoLuwu)

LUWU, TEKAPE.co – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi dasawisma dan 7 dimensi lansia tangguh, di Aula Rujab Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Senin, 12 September 2022.

Kegiatan yang menghadirkan seluruh Ketua TP-PKK Kecamatan dan TP-PKK Desa se Kabupaten Luwu ini diselenggarakan selama dua hari guna memaksimalkan penerimaan materi.

Dalam arahannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Dr. Hj. Hayarna Basmin, menjabarkan bahwa pelaksanaan 10 program PKK bermula dari kelompok dasawisma.

“Dasawisma merupakan kader PKK yang menjadi ujung tombak di lini lapangan, membantu pemerintah desa dan ketua TP-PKK untuk melaksanakan 10 program pokok PKK dan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” papar Hayarna.

Disamping itu, kata Hayarna, adapun tujuh dimensi lansia tangguh adalah seseorang atau kelompok lansia yang sehat secara fisik, sosial, mental, aktif, produktif dan mandiri.

“Yang meliputi tujuh dimensi yakni, dimensi spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional dan lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. H. Bustam, M.Si menjelaskan salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini yakni untuk menyatukan persepsi atas tugas pokok dan fungsi Tim Penggerak PKK dalam pengembangan dasawisma begitupun terhadap lansia yang ada di wilayah masing-masing.

“Program yang diberikan kepada lansia sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua kita. Kita ciptakan atau berikan motivasi untuk memberikan kehidupan yang lebih baik dengan mengatur kehidupannya agar kesehatannya dapat terjaga,” jelas Bustam.

Ia pun menjelaskan telah mengalokasikan anggaran sebagai dana operasional bagi TP-PKK Desa melalui anggaran dana desa yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan program-program PKK.

“Kita telah mengalokasikan anggaran sebagai dana operasional bagi TP-PKK Desa melalui anggaran dana desa yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan program-program PKK,” jelasnya.

(hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini