Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Lima Pesawat Rusak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Iran menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di Arab Saudi.

Salah satu target serangan adalah Prince Sultan Air Base, pangkalan udara yang digunakan oleh militer Amerika Serikat.

Dalam serangan tersebut, lima pesawat pengisian bahan bakar milik Angkatan Udara AS dilaporkan mengalami kerusakan.

Laporan The Wall Street Journal yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa pesawat-pesawat tanker itu mengalami kerusakan cukup parah, meski tidak sampai hancur sepenuhnya.

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat mengonfirmasi insiden tersebut. Meski terjadi kerusakan pada aset militer, otoritas AS memastikan tidak ada korban jiwa dalam serangan mendadak itu.

Hingga kini tim teknis militer masih melakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kerusakan lima pesawat tanker tersebut.

Pengamanan di sekitar pangkalan udara juga diperketat untuk mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.

Insiden ini menambah daftar kerugian material yang dialami militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, di tengah konflik yang terus memanas.

Ketegangan meningkat setelah operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari lalu.

Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan.

Aksi militer Iran memicu kemarahan sejumlah negara Teluk terhadap Islamic Revolutionary Guard Corps. Mereka menilai serangan tersebut melanggar kedaulatan wilayah negara-negara di kawasan.

Namun pemerintah di Teheran membela langkah militer tersebut. Iran menyatakan target serangan hanya pangkalan yang digunakan musuh untuk melancarkan operasi terhadap wilayahnya.

Menurut pemerintah Iran, langkah itu merupakan bentuk pertahanan diri demi menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan militer asing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini