Polisi Sita Senjata Rakitan, Bentrokan Pemuda Warnai Malam di Palopo
TELLUWANUA, TEKAPE.co – Polres Palopo, menggelar kegiatan cipta kondisi pada Selasa (21/4/2026) sore, di wilayah Palangiran, Kelurahan Batu Walenrang, Kecamatan Telluwanua.
Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah potensi bentrokan antar kelompok pemuda di wilayah tersebut.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 17.00 Wita itu dipimpin Kabag Ops Polres Palopo, Kompol Jhon Paerunan, dengan melibatkan unsur pemerintah setempat, termasuk lurah dan camat.
BACA JUGA: Pencurian Ternak Marak di Bulukumba, Warga Resah dan Kritik Kinerja Polisi
Operasi lapangan dipimpin Kapolsek Telluwanua AKP Anwar dengan membagi personel ke dalam tiga tim.
Petugas menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya pemuda, seperti lorong di sekitar Masjid Bhabulkhair, area samping toko bangunan, hingga kawasan bengkel di Lorong Hombase.
Selain patroli, aparat juga memberikan imbauan kepada warga agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan.
BACA JUGA: Polisi Temukan Bong di Truk Kecelakaan Luwu, Penanganan Narkoba Tak Sinkron
Dalam kegiatan tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran, antara lain pipa, besi, dan alat peluncur rakitan.
Namun, upaya pencegahan itu tidak sepenuhnya berhasil.
Pada malam hari sekira pukul 22.00 Wita, bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di Jalan Poros Salutete, Kelurahan Pentojangan, masih di Kecamatan Telluwanua.
Tawuran melibatkan kelompok dari dua wilayah rukun warga dengan menggunakan senjata rakitan, termasuk papporo, peluncur, senapan angin, serta lemparan batu.
Menanggapi kejadian itu, tim gabungan Polres Palopo bergerak cepat.
Sekira pukul 23.00 Wita, personel dikumpulkan di Mapolsek Telluwanua untuk konsolidasi sebelum diterjunkan ke lokasi.
Setengah jam kemudian, aparat tiba di tempat kejadian dan berhasil membubarkan massa sekaligus membuka akses jalan yang sempat diblokade.
Polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar permukiman warga.
Dari salah satu rumah, petugas menemukan senapan angin serta mengamankan dua orang yang diduga terlibat.
Keduanya dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, aparat turut menyita berbagai barang bukti, di antaranya senjata rakitan, parang, petasan, ketapel, panah, hingga kendaraan bermotor yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma melalui Kabag Ops Kompol Jhon Paerunan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi kekerasan yang mengganggu ketertiban umum.
“Pertikaian seperti ini tidak bisa dibiarkan karena sudah meresahkan dan masuk dalam ranah hukum. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Palopo AKP Marsuki meminta peran aktif masyarakat, terutama orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih peduli dan mengawasi aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Marsuki.
Polres Palopo menyatakan akan terus meningkatkan patroli serta langkah pencegahan dan penegakan hukum guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.(*)





Tinggalkan Balasan