oleh

Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT Masmindo Lepas 25.000 Bibit Ikan di Latimojong

LUWU, TEKAPE.co – PT Masmindo Dwi Area melepaskan 25.000 bibit ikan di aliran Sungai Songgang, Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Jumat, 05 Juni 2020.

Pelepasan bibit ikan ini dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia 2020, dengan tema ‘Memahami Bagaimana Setiap Mahluk Hidup Saling Terhubung Dalam Jaring Kehidupan Bagaimana Bagaiman Perilaku Kita Terhadap Alam Sekitar #untukalam’.

Pelepasan bibit ikan itu sebagai wujud komitmen Perusahaan tersebut dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai Songgang.

Adapun jenis bibit ikan yang disebarkan diantaranya anakan ikan bawal, lele, dan ikan mas.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Forum Kabupaten Sehat H Hayarna Hakim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ir Andi Pangeran, Kepala Satpol PP Andi Iskandar, Camat Latimojong Supriadi, Danramil Bastem, Kapolsek Bastem mewakili, Ketua MPC Pemuda Pancasila Luwu, serta Tokoh Masyarakat.

Site Manager PT Masmindo Dwi Area, Heru Widyanarko, dalam sambutannya, menyampaikan, pelepasan bibit ikan ini, merupakan komitmen untuk tetap menjaga kelestarian biota sungai dan kehidupan hayati di sungai, tentunya mengembalikan populasi ikan.

“Memperingati hari lingkungan hidup sedunia, kita akan melakukan revitalisasi sungai. Hal ini dilakukan karena keprihatinan teman-teman dan masyarakat, barangkali dalam 1 atau 2 dekade yang lalu, mereka masih bisa melihat dan menangkap ikan di sungai ini. Namun saat ini, sudah sangat susah, maka dari itu melalui memoen ini, kita mencoba merevitalisasi agar sungai bisa berguna ke depan untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Heru, berharap, melalui pelepasan bibit ikan, agar habitat sungai ini bisa tetap terjaga, bersama-sama ini tidak mencemari sungai ini dengan kegiatan-kegiatan ilegal, seperti penyetruman, potas, pengeboman, serta kegiatan yang merusak ekosistem sungai ini.

“Kami ucapkan Terima kasih kepada semua yang mendukung kegiatan ini, tetunya apa yang kita harapkan ini akan menjadi sia-sia jika sungai ini masih tercemari yang bisa mengurangi biota sungai ini dengan kegiatan ilegal. Kalau ada kegiatan seperti itu, tentunya akan menjadi sia-sia. Kita menghimbau masyarakat dan aparat sama-sama kita menjaga sungai ini untuk kita manfaatkan bersama anak cucu kita kedepannya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu, Andi Pengerang, menyampaikan, sungai ini adalah sumber kehidupan bagi masyarakat, dimana air sungai ini banyak dikonsumsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Maka dari itu sungai ini jangan sampai tercemar karena yang merasakan dampaknya tentunya masyarakat.

“Untuk menuju Kabupaten sehat, kami dari Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pengambilan sampel air sungai, Salah satu tujuan kita lakukan hal ini, untuk menghilangkan image atau pandangan masyarakat bahwa keberadaan PT Masmindo diatas mencemari lingkungan salah satu air, kita periksa airnya kita lakukan cek fisik, serta sampel airnya akan kita uji di lab,” ujarnya.

Andi Pangeran, menghimbau agar tetap kelestarian biota sungai ini terjaga, agar tidak lagi melakukan penangkapan ikan menggunakan zat-zat kimia seperti potas, dan penyetruman serta bom ikan.

“Kami dari lingkungan hidup akan memasang himbauan, jangan sampai ada lagi penangkapan ikan di sungai ini dengan menggunakan zat kimia potas, strum dan bom, kami tidak tanggung-tanggung akan menurunkan tim untuk menangkap orangnya, karena inilah yang merusak biota. Ini kita hubungkan bagaimana lokasi ini tetap hijau dan airnya tidak tercemar sehingga kita dibawah menikmati secara langsung betul-betul bisa sehat. Terima kasih untuk PT Masmindo telah menjadi mitra Pemerintah dalam menjaga lingkungan dan alam kita,” harapnya.

Ketua Forum Kabupaten Sehat, H Hayarna Hakim, dalam sambutannya memberikan apresiasinya kepada kepala DLH Luwu yang memberikan andil dan kontribusi positif, dalam Forum Kabupaten sehat ini.

Ia menyampaikan salah satu prasyarat untuk meraih piala wistara yaitu menjaga lingkungan, karena lingkungan merupakan 9 tatanan yang harus dijaga dalam mensukseskan Forum Kabupaten/kota sehat. dalam Forum Kabupaten sehat.

“Wujud kepedulian terhadap lingkungan slaha satunya tetap menjaga biota sungai, dimana hari ini kita akan melepas benir ikan sebanyak 20.000 ekor hal itu merupakan wujud perhatian salah satu perusahaan yang menjadi mitra kerja yang memberikan konstribusi positif dan perhatian tinggi terhdap kelestarian lingkungan daerah yang kita cintai ini. Syukur Alhamdulillah keberadaan PT Masmindo dari laporan lab uji fisik, memberikan kita bukti bahwa PT masmindo tidak mencemari lingkungan atau air bersih yang menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat,” tandasnya. (ham)

Komentar

Berita Terkait