oleh

Pemprov Sebut Kontribusi PT Vale Minim di Sulsel, Sewa Lahan Tambang Hanya Rp60 Ribu/Hektare

JAKARTA, TEKAPE.co – PT Vale Indonesia Tbk rupanya melakukan aktivitasnya dengan sistem landrent (sewa tanah). Harganya senilai Rp 60 ribu per hektar setiap tahunnya.

Fakta itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Sekjen dan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan RDPU dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Tengah, dan Gubernur Sulawesi Tenggara, oleh Panja Vale Komisi VII DPR RI, di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

BACA JUGA:
Gubernur Sulsel Harap Kontrak Karya PT Vale tak Diperpanjang, Siap Ambil Alih Lahan Bekas Tambang Untuk Kesejahteraan Rakyat

Plt Kepala Dinas ESDM Sulsel, Andi Bakti mengatakan, sewa lahan yang dibayarkan PT Vale hanya Rp60 ribu per hektare.

Sesuai PP 81 tahun 2019, salah satunya disebutkan penerimaan dari iuran tetap untuk usaha pertambangan mineral dan batubara, untuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Operasi Produksi Mineral Logam dan Batubara senilai Rp60 ribu per hektare setiap tahun.

Andi Bakti mengatakan, nilai itu justru berbanding terbalik dengan penyewaan lahan untuk sektor pertanian, yang nilainya bisa mencapai jutaan per hektar. Padahal pemanfaatan lahan untuk menanam.

Bahkan, kata dia, kontribusi pendapatan pajak kendaraan di Sulsel lebih besar dari kontribusi PT Vale terhadap pendapatan Sulsel. Untuk Dana Bagi Hasil (DBH) dari PT Vale hanya sekitar Rp56 Miliar.

“Kontribusi PT Vale terhadap realisasi pendapatan Sulsel hanya sekitar 1,98 persen,” bebernya. (hms)

Komentar

Berita Terkait