oleh

Pemkab Luwu Siapkan 5 Hektare Lahan Untuk Pembangunan Mako Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel

LUWU, TEKAPE.co – Lahan seluas 5 hektar telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Luwu, untuk pembangunan markas Korps Brigade Mobil (Brimob). Lahan tersebut terletak di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

Berkaitan dengan hal tersebut, tim studi kelayakan sarana pembentukan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel dari Mabes Polri berkunjung ke Kabupaten Luwu dan menuju ke lokasi yang berada di Desa Lalong Kecamatan Walenrang, Selasa, 21 Juli 2020.

Dalam kunjungan Tim tersebut, Bupati Luwu, H Basmin Mattayang bersama Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso, mendampingi Tim dari Mabes Polri yang diketuai oleh Karolemtala Srena Polri, Brigjen Pol. Budi Yuwono, MH, dan Tim Pendamping dari Polda Sulsel yaitu, Karorena Polda Sulsel, Kombes Pol. Sri Rejeki Budiarti, Komandan Satbrimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Anis, PS, SIK.

Dalam kesempatan itu, Bupati Basmin, menyampaikan bahwa kedatangan rombongan dari Mabes Polri dalam rangka pelaksanaan studi kelayakan pembentukan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel guna melihat kesiapan operasionalisasi dan pengecekan lahan yang telah disiapkan Pemkab Luwu.

“Hari ini saya bersama pak Kapolres Luwu, mendampingi mereka dalam rangka pelaksanaan studi kelayakan pembentukan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel guna melihat kesiapan operasionalisasi dan pengecekan lahan yang telah kita siapkan seluas 5 Hektar. Jika studi kelayakan ini disetujui oleh Kapolri, maka dilokasi tersebut rencananya akan dibangun Mako Brimob,” Kata, Basmin Mattayang.

Sementara itu, Karolemtala Srena Polri, Brigjen Pol. Budi Yuwono, meberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Luwu dalam upaya mendukung pembentukan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

“Mewakili Pak Kapolri, kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Luwu yang telah memberi sumbangsih besar dengan menyiapkan lahan ini, selanjutnya hasil dari kegiatan hari ini akan kami laporkan ke pak Kapolri,” ujar, Brigjen Pol. Budi Yuwono

Disamping itu, Komandan Satbrimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis menjelaskan bahwa pembangunan Markas Brimob nantinya dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah pada umumnya dan masyarakat pada khususnya

“Pada hakikatnya semuanya kembali kepada masyarakat, hanya pindah pengelolaan. Dengan keberadaan Markas Brimob maka akan memberikan dampak besar bagi kamtibmas. Begitu pula pada sektor lain”, kata Muhammad Anis

Sektor lain yang dimaksud oleh Kombes Pol Muhammad Anis adalah lingkungan sekitar Markas Brimob akan lebih berkembang, karena dengan keberadaan anggota batalyon brimob yang mencapai 500 orang akan membuat ramai lingkungan tersebut, membantu kegiatan-kegiatan masyarakat dan perputaran ekonomi masyarakat juga akan ikut meningkat serta dapat pula menumbuhkan animo generasi muda untuk menjadi anggota Polri.

“Jika Markas ini terbangun, perekonomian masyarakat sekitar juga akan ikut meningkat. Generasi-generasi muda bisa kita ikutkan dalam pelatihan-pelatihan sebagai bekal dan menjadi pengalaman mereka jika ada diantaranya yang ingin mengikuti tes penerimaan anggota Polri”, lanjut Kombes Pol Muhammad Anis

Turut hadir pada kegiatan ini, Kadis Pertanahan, Johan Daido, Kepala Kesbangpol, H Alim Bachry, Kasatpol PP, Andi Iskandar, dan Camat Walenrang, Edi Masagala. (*)

Komentar

Berita Terkait