Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pemkab Bulukumba Luncurkan Program Keuangan Inklusif untuk Nelayan, Libatkan OJK dan BRI

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyerahkan secara simbolis mockup inklusi keuangan kepada nasabah KUR pada peluncuran Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis (7/5/2026). (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT BRI meluncurkan program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi dengan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kamis (7/5/2026).

Peluncuran program yang dipusatkan di kawasan KNMP Bentenge itu dihadiri Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi Keuangan, Perlindungan Konsumen, dan Perizinan Industri Jasa Keuangan OJK Arif Machfoed, serta jajaran pemerintah daerah dan pihak perbankan.

Turut hadir Kepala Dinas Perikanan Bulukumba Thaiyeb Maningkasi, Camat Ujung Bulu Andi Majnah, Lurah Bentenge H Akmal, Area Head BRI Iman Indrawan, dan Pimpinan Cabang BRI Bulukumba Faried Novyanto.

BACA JUGA: Bupati Irwan Deklarasikan Sekolah Bersinar, PT Vale Berikan Dukungan Penuh

Kegiatan diawali dengan penyerahan simbolis mockup inklusi keuangan dari PT BRI kepada nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Bulukumba bersama perwakilan OJK dan stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Bulukumba yang akrab disapa Andi Utta menyampaikan apresiasi kepada OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat serta seluruh pihak yang dinilai konsisten mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Bulukumba.

BACA JUGA: Kerajinan Lokal Curi Perhatian di PINISI 24 Bulukumba, Dekranasda Tampilkan Batik hingga Anyaman Lontar

Menurut dia, potensi sektor kelautan dan perikanan di Bulukumba sangat besar dengan panjang garis pantai mencapai sekitar 128 kilometer yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Laut bagi masyarakat Bulukumba merupakan sumber kehidupan, sumber ekonomi, dan identitas budaya masyarakat pesisir kita. Karena itu, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah,” ujar Andi Muchtar Ali Yusuf.

Pemerintah daerah, kata dia, juga terus mendorong berbagai program yang berpihak kepada nelayan, termasuk Program 1.000 Rumpon dan Kolam Labuh yang terintegrasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih.

Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi kelautan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Kehadiran rumpon diharapkan memudahkan nelayan menentukan titik penangkapan ikan sehingga biaya operasional dapat ditekan dan hasil tangkapan meningkat.

“Kita berharap melalui Program Rumpon ini, pendapatan masyarakat nelayan semakin meningkat, daya saing sektor perikanan semakin kuat, dan kesejahteraan keluarga pesisir dapat terus tumbuh dari waktu ke waktu,” katanya.

Andi Utta juga menilai akses layanan keuangan yang inklusif menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat nelayan dan pelaku UMKM di wilayah pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini