oleh

Panwaslu Luwu Imbau Tim Sterilkan Branding Mobil Bergambar Paslon

BELOPA, TEKAPE.co— Panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Luwu mengingatkan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Luwu untuk mematuhi aturan yang berkaitan dengan kampanye. Khususnya menyangkut maraknya branding di sejumlah kendaraan roda empat jelang pemilihan belakangan ini.

Larangan memasang alat peraga kampanye secara sembarangan itu dengan tegas diatur dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 soal kampanye. Salah satu yang menjadi perhatian Panwaslu adalah branding paslon di kendaraan roda empat.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Luwu, Kaharuddin yang ditemui menegaskan bahwa branding APK yang dimiliki oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati di sejumlah kendaraan roda empat pada dasarnya melanggar ketentuan soal alat peraga yang boleh dicetak oleh pasangan calon.

“Mobil branding itu melanggar. Yang digunakan pada branding mobil itu stiker. Itu dalam bahan kampanye hanya diperbolehkan ukuran 10×5 cm. Sekarang kalau branding mobil lebih dari itu, maka melanggara. Hal itu sesuai dengan perintah PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang kampanye. Tepatnya Pasal 26 ayat 2 tentang partai politik pasangan calon dan atau tim kampanye dapat membuat dan mencetak bahan kampanye selain yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten salah salah satunya stiker hanya dengan ukuran paling besar 10 x 5 cm,” tegas Kahar.

Oleh karenanya, Panwaslu Kabupaten Luwu akan melakukan penertiban terhadap setiap alat peraga kampanye yang dianggap melanggar. Sebagai langkah awal, Panwaslu akan meminta kepada tim pasangan calon untuk mencopot sendiri sticker di mobil branding tersebut.

“Rancangan kami setelah pertemuan dengan Lo, KPU, satpol PP, dan Dishub akan dilakukan penertiban, tapi dalam pertemuan nanti kita mau memberikan batasan waktu penertiban sendiri oleh masing masing tim paslon. Kalau belum, tentu Panwaslu yang akan masuk pada penegakan hukumnya,” urainya, 3 April 208.

Guna membahas hal tersebut, maka Panwaslu Kabupaten Luwu akan mengundang semua pihak terkait guna membicarakan hal itu.

“Panwaslu Kabupaten Luwu akan mengundang LO masing masing pasangan calon, KPU Kabupaten Luwu, Satpol PP dan perhubungan untuk membahas branding mobil yang menggunakan atribut kampanye. Rencana Pertemuannya hari Selasa tanggal 3 April 2018. Selain itu, Panwaslu Kabupaten Luwu juga akan membahas alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye,” tandas Kahar. (ris)

Komentar

Berita Terkait