oleh

Minggu Sore, Puluhan Pemangku dan Tokoh Adat Tana Luwu Diagendakan Lakukan Pertemuan

PALOPO, TEKAPE.co – Para pemangku adat dan pemerhati adat budaya di Tana Luwu, diagendakan melakukan silaturahim untuk membahas berbagai permasalahan adat dan budaya di Tana Luwu, Minggu sore, 30 Agustus 2020, di kediaman pemerhati adat Tana Luwu, Andi Baso Ilyas Opu Lanre, tepatnya di Toko Andim, Jl Jenderal Sudirman, Kota Palopo.

Pemerhati adat Tana Luwu, Andi Baso Ilyas Opu Lanre, Jumat 28 Agustus 2020, mengatakan, hingga saat ini, sudah ada sejumlah pemangku adat yang memastikan hadir dalam agenda silaturahim nanti.

Para dewan adat yang dipastikan hadir dalam acara tersebut diantaranya Makole Baebunta sebagai simbol anak tellue, Kemacoaan Bawalipu sebagai simbol attoriolong guru spritual tertinggi kedatuan Luwu, turunan datu kamanre sebagai bukti sejarah Ratona.

Juga akan ada Arung Malangke sebagai anak karung, serta Adat Pancai Pao sebagai simbol tertinggi dalam Kedatuan Luwu dan pemilik pajung maejae.

“Selain itu, akan ada beberapa pemerhati adat budaya dan pemangku adat-adat besar lain, yang siap hadir dalam pertemuan nanti. Bagi tokoh adat atau pemangku adat yang belum mendapatkan undangan, kami harap untuk dapat hadir di acara ini,” harap Opu Lanre.

Opu Lanre mengatakan, pertemuan ini adalah untuk membicarakan kepentingan Tana Luwu dan wija to Luwu.

“Ini kami lakukan secara terbuka, dan kami juga harapkan agar para tokoh serta pemangku adat yang akan hadir, jangan lupa menggunakan masker, sebagai upaya patuh pada protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pertemuan ini murni bertujuan untuk kepentingan orang banyak, sesuai tatanan adat dalam Kedatuan Luwu.

“Ini kami tidak lakukan dalam istana Kedatuan Luwu, sebab jika di istana Kedatuan Luwu, tentu terbatas,” ujarnya. (*)

Komentar

Berita Terkait