Menu Buka Puasa Sehat agar Tetap Bertenaga Saat Tarawih
JAKARTA, TEKAPE.co – Bulan suci Ramadhan identik dengan peningkatan ibadah, termasuk salat tarawih di malam hari. Agar ibadah berjalan lancar, kondisi tubuh perlu tetap prima setelah seharian berpuasa.
Sayangnya, pilihan menu berbuka yang kurang tepat kerap membuat tubuh terasa lemas, mengantuk, bahkan tidak nyaman saat menjalankan tarawih.
Sejumlah lembaga kesehatan dunia menekankan pentingnya pola makan seimbang saat berbuka. Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebutkan bahwa tubuh memerlukan asupan yang mampu mengembalikan cairan serta energi secara bertahap, bukan sekaligus.
Sementara British Nutrition Foundation menyarankan agar berbuka diawali dengan cairan dan makanan ringan sebelum mengonsumsi hidangan utama, agar tubuh dapat beradaptasi setelah lama tidak menerima asupan.
Berikut panduan memilih menu buka puasa sehat agar tubuh tetap bertenaga saat tarawih, dirangkum dari Islamic Relief UK dan Cleveland Clinic:
1. Mulai dengan air putih dan kurma
Mengawali berbuka dengan kurma merupakan anjuran sunnah yang juga memiliki manfaat kesehatan. Kurma mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh untuk membantu memulihkan energi.
Selain itu, kandungan antioksidan dan nutrisinya turut mendukung daya tahan tubuh. Mengonsumsi kurma bersama air putih membantu proses rehidrasi berjalan lebih optimal.
2. Pilih makanan berkuah hangat
Sup ayam atau sup sayuran bisa menjadi pilihan tepat sebagai menu pembuka. Makanan berkuah membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memberikan nutrisi yang mudah dicerna.
Selain itu, hidangan hangat dapat membuat tubuh lebih nyaman sebelum melanjutkan ibadah malam.
3. Konsumsi karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang rebus, atau ubi kukus dianjurkan karena membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Dengan gula darah yang terkontrol, energi dapat bertahan lebih lama dan risiko rasa lemas saat tarawih dapat diminimalkan.
4. Tambahkan sumber protein sehat
Protein berperan penting dalam menjaga rasa kenyang dan membantu proses pemulihan tubuh.
Sumber protein seperti ayam tanpa kulit, ikan panggang, telur, tahu, tempe, atau kacang-kacangan dapat menjadi pilihan.
Hindari pengolahan yang terlalu banyak minyak agar perut tidak terasa berat.
5. Perbanyak sayur dan buah
Konsumsi sayur dan buah penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama Ramadhan.
Kandungan serat membantu pencernaan tetap lancar, sementara buah-buahan seperti pepaya, semangka, melon, atau mangga turut membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
6. Batasi gula tambahan
Minuman dan makanan manis memang menggugah selera saat berbuka.
Namun konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti rasa lemas.
Sebaiknya pilih minuman manis alami seperti jus buah tanpa tambahan gula.
7. Kurangi makanan berminyak
Gorengan sering menjadi menu favorit saat Ramadhan, tetapi konsumsi berlebihan dapat membuat perut terasa penuh dan memicu kantuk.
Kondisi ini bisa mengganggu kekhusyukan saat menjalankan tarawih.
Pada akhirnya, Ramadhan bukan hanya momentum menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan memperbaiki pola hidup.
Dengan memilih menu berbuka yang tepat dan seimbang, tubuh tetap bugar sehingga ibadah malam dapat dijalankan dengan lebih nyaman dan khusyuk.(*)





Tinggalkan Balasan