oleh

Lindungi Cagar Budaya, Kemendikbud dan Kerajaan Matano Pasang Papan Penanda

SOROWAKO, TEKAPE.co – Untuk melindungi situs cagar budaya di Kerajaan Matano, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI bekerjasama dengan Lembaga Adat Kerajaan Matano, memasang beberapa papan nama di situs budaya yang ada di Kerajaan Matano.

Salah satunya dipasang di empat pulau kecil, atau yang dikenal Pulau Empat (four mini island) di Danau Matano.

Juga di Makam Raja, dan Benteng Kerajaan Matano, di Desa Matano, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur.

Pabbicara Kerajaan Matano, Junaedi Suraba, Minggu 17 November 2019, mengatakan, pemasangan papan itu dilakukan setelah tim kementerian turun meninjau cagar budaya yang ada di wilayah Kerajaan Matano.

“Ada beberapa situs yang baru dicatat sebagai cagar budaya, yang sudah mendapat perlindungan pemerintah dan lembaga adat Kerajaan Matano,” katanya.

Junaedi mengatakan, cagar budaya yang baru mendapat perlindungan pemerintah ini tak lepas dari perjuangan Mokole Wawa Inia Raha Mmpu’u Matano, YM H Umar Ranggo SE.

“Dulu, makam raja di Pangkuburu, Desa Matano, sempat dirusak orang, bahkan beberapa barang berharga di sana dicuri. Namun setelah Mokole Matano YM H Umar Ranggo, turun tangan, situs budaya itu kini terlindungi,” tandasnya.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, cagar budaya ini akan mendapat perawatan khusus dari Balai Cagar Budaya. (*)

Komentar

Berita Terkait