Laporan Bulanan di BEI: Vale Rogoh Rp24,6 Miliar dalam Tiga Bulan di Pomalaa
JAKARTA, TEKAPE.co — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus mengintensifkan kegiatan eksplorasi nikel di wilayah Sulawesi Tenggara sepanjang triwulan pertama 2026.
Fokus utama berada di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, sebagai bagian dari strategi peningkatan sumber daya dan cadangan mineral.
Berdasarkan laporan resmi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas eksplorasi berlangsung stabil sejak Januari hingga Maret 2026 dengan total anggaran mencapai USD 1,44 juta atau sekitar Rp24,6 miliar.
Rinciannya, pada Januari Vale menggelontorkan dana sebesar USD 499 ribu, disusul Februari USD 458 ribu, dan Maret meningkat menjadi USD 486 ribu.
Konsistensi ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memperkuat basis sumber daya nikel di kawasan tersebut.
Secara teknis, eksplorasi dilakukan melalui metode pengeboran core drilling HQ-3 dengan jarak 50 hingga 100 meter di area Blok 1 Tetenggala dan Blok 1 Lalombundi.
Tak hanya itu, perusahaan juga memanfaatkan teknologi survei geofisika Electrical Resistivity Tomography (ERT) untuk memetakan kondisi bawah permukaan secara lebih detail.
Vale turut melibatkan kontraktor pihak ketiga dalam kegiatan pengeboran dan survei geofisika guna memastikan akurasi serta efisiensi proses eksplorasi.

Saat ini, hasil pengeboran masih dalam tahap analisis untuk perhitungan sumber daya dan cadangan menggunakan metode ordinary kriging yang diproses di Sorowako.
Ke depan, Vale berkomitmen melanjutkan pengeboran di area Tetenggala dan Lalombundi dengan pola jarak yang sama, sekaligus memperluas survei geofisika untuk memperoleh gambaran geologi yang lebih komprehensif.
Perusahaan menargetkan seluruh rangkaian eksplorasi ini mampu menghasilkan profil laterit yang utuh, sebagai fondasi penting dalam pengembangan tambang nikel ke depan.
Langkah agresif ini sekaligus menegaskan posisi Vale sebagai salah satu pemain utama nikel nasional, di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap bahan baku baterai kendaraan listrik. (*)





Tinggalkan Balasan