Lapas Palopo Disisir, Barang Terlarang Ditemukan di Sejumlah Blok
PALOPO, TEKAPE.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo kembali menggelar razia dan penggeledahan kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Senin (6/4/2026) malam.
Razia ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sekaligus upaya memperketat pengawasan dan menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
Aksi yang dimulai sekira pukul 20.00 Wita itu menyasar sejumlah blok hunian, di antaranya Blok A3, A4, B4, B6, C5, C6, D2, D4, E1, dan E7.
BACA JUGA: Lapas Palopo Perketat Pengawasan, Ratusan WBP dan Petugas Jalani Tes Urin
Sebelum penggeledahan kamar dilakukan, petugas lebih dulu menggelar pemeriksaan badan terhadap para warga binaan.
Kegiatan ini melibatkan jajaran petugas Lapas Kelas IIA Palopo dengan dukungan aparat kepolisian dan TNI, sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam kamar hunian.
Barang-barang itu antara lain gunting kuku, parfum, cermin, paku, hanger berbahan besi, pinset, alat cukur, korek api, serta sejumlah benda berbahan besi dan kayu.
Selain itu, petugas juga menyita satu bilah pisau rakitan.
Seluruh barang temuan langsung diamankan untuk didata dan selanjutnya akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Namun, dari razia tersebut tidak ditemukan barang terlarang kategori berat seperti telepon genggam maupun narkotika.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan razia merupakan langkah rutin untuk memastikan kondisi lapas tetap kondusif dan bebas dari peredaran barang terlarang.
“Razia ini adalah langkah konsisten kami dalam menjaga keamanan serta memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang di dalam Lapas.”
“Kami juga terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan kondisi yang kondusif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Secara umum, razia berlangsung aman dan tertib. Seluruh sarana pengamanan, seperti teralis, tembok keliling, dan branggang, dilaporkan dalam kondisi baik.
Melalui langkah ini, Lapas Palopo menegaskan komitmennya menjaga sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan profesional.(*)





Tinggalkan Balasan