Kasat Narkoba Polres Luwu Utara Pindah Tugas ke Polda Sulsel, Sampaikan Apresiasi untuk Rekan Kerja
MASAMBA, TEKAPE.co — Jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Utara resmi mengalami pergantian.
AKP Nurtjahyana, yang selama beberapa tahun memimpin upaya pemberantasan narkoba di wilayah ini, kini mendapat amanah baru sebagai Panit 1 Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan.
Posisinya digantikan oleh Iptu Abdianto, sebelumnya menjabat Kasatresnarkoba Polres Luwu.
Perpindahan tugas ini merupakan bagian dari mutasi yang dikeluarkan Polda Sulsel. Bagi jajaran Polres Luwu Utara, momen ini menjadi perpisahan dengan sosok perwira yang dikenal tegas, humanis, dan berdedikasi dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Selama memimpin Satres Narkoba, AKP Nurtjahyana tercatat berhasil mengungkap sejumlah kasus besar, termasuk membongkar jaringan-jaringan pengedar yang kerap meresahkan masyarakat.
Tidak hanya penegakan hukum, ia juga gencar mendorong program pencegahan melalui edukasi, penyuluhan, serta kerja sama lintas sektor dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Upaya peningkatan kesadaran publik tentang bahaya narkoba menjadi salah satu fokus yang terus dikembangkannya.
Berbagai kegiatan sosialisasi di sekolah, komunitas pemuda, hingga kelompok masyarakat dilakukan secara konsisten untuk menutup ruang peredaran narkoba di Luwu Utara.
Dalam kesempatan perpisahan, AKP Nurtjahyana menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Luwu Utara, khususnya anggota Satres Narkoba yang selama ini menjadi garda depan dalam setiap operasi.
“Terima kasih kepada pimpinan Polres Luwu Utara dan seluruh rekan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugas saya. Semua capaian adalah hasil kerja keras bersama dan sinergi yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukanlah tugas yang selesai dalam satu waktu. Di penugasan barunya, ia berkomitmen untuk terus mendukung upaya memerangi peredaran gelap narkotika dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi ini diharapkan menjadi langkah positif bagi penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Luwu Utara maupun Provinsi Sulawesi Selatan. (Accy)



Tinggalkan Balasan