oleh

Job Fair 2018 Pemkot Palopo Bermasalah, EO Adukan Disnaker ke DPRD Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Job Fair ‘siapa mau kerja apa’ tahun 2018 yang merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo bermasalah.

CV Elmira sebagai penyelenggara mengadukan masalah tersebut ke Komisi I DPRD Palopo, Jumat 21 Februari 2020.

Komisi I DPRD Palopo kemudian mepertemukan Dinas Ketenagakerjaan dan CV Elmira. Nampak hadir dalam pertemuan itu Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo Firmansyah.

Sambil menangis, Direktur CV Elmira, Suraidah mengatakan bahwa pihak dari Disnaker sampai saat ini belum menyelesaikan pembayaran event Job Fair 2018.

“Kami hanya diberi biaya operasional sebesar Rp27 juta dan itu dibayar tiga kali. Sementara biaya lainnya kami menggunakan dana pribadi,” kata Suraidah.

Menurutnya, bahwa pencaira yang ada tidak sesuai dengan RKA sebanyak Rp206 juta, yang cair hanya Rp27 juta.

Sementara, Kepala Dinas Ketenagakerjaan g Kodrat Rappi mengatakan, tidak perna melakukan kerjasama dengan CV Elmira hanya meminta bantuan ke Ibu Suraidah.

“Tidak ada kontrak dengan CV Elmira dan tidak ada surat perintah kerja (SPK) untuk event Job Fair 2018,” ungkap Kodrat.

Ia juga mengatakan, job fair tersebut hampir tidak terlak xcsana. Mengingat waktu sangat mepet dipenghujung tahun.

Komisi I, Misbahuddin menyarankan agar permasalahan ini dibawa ke inspektorat. Nanti hasil dari inspektorat akan dijadikan acuan.

Sementara Legislator Golkar, Baharman Supri menilai Disnaker lalai dalam menjalankan pekerjaannya.

Menurutnya, job fair 2018 terkesan dipaksakan untuk diadakan.

“Kalau memang tidak ada kontrak dengan CV Elmira, kenapa ada pembayaran sebesar Rp27 juta,” ucap Baharman.

Hal senada juga diutarakan, Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo Firmansyah, menurutnya, program ini terkesan dipaksakan.

Adapun kesimpulan dari pertemuan itu, CV Elmira akan kembali diberikan kepercayaan untuk mengelola event Disnaker Palopo berikutnya. (usman)

Komentar

Berita Terkait