Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Guru Ngaji yang Lumpuh, Kakek di Palopo Ini Tinggal di Gubuk Sebatang Kara

PALOPO, TEKAPE.co – Seorang guru ngaji, Zanusi, kakek berusia sekitar 90 tahun itu tampak tersenyum saat disambangi Bhabinkamtibmas Palopo, di gubuknya yang hanya berukuran sekitar 1×2 meter, Selasa 5 Juni 2018.

Kakek Zanusi tinggal di Jalan Benteng Raya, RT2/RW 4 Kelurahan Benteng, Wara Timur. Persisnya, dia tinggal di gubuk ukuran 1×2 meter. Gubuk itu menempel di rumah kerabatnya.

Sang guru ngaji yang tinggal sebatang kara itu tak banyak mengeluh dan tetap menyukuri apa yang dimiliknya.

Di usianya yang rentah, kakek Zanusi menggantungkan hidup dari belas kasihan kerabat dan tetangga. Dia tak bisa beraktifitas lebih.

Selain usia yang sudah lanjut, kakek Zanusi juga mengalami lumpuh. Kakinya cacat sejak usianya masih sekitar 3 bulan. Untuk berpindah tempat, kakek Zanusi harus merangkak menggunakan kekuatan kedua tangannya.

“Keberadaan kakek Zanusi saya dapatkan dari informasi ketua RT, lalu saya koordinasikan dengan Pak RW. Makanya, hari ini saya datang melihat beliau (kakek Zanusi, red),” kata Bhabinkamtibmas Benteng, Aiptu Hamzah, usai menyerahkan bantuan kepada kakek Zanusi.

Menurut Hamzah, dulunya, kakek Zanusi mencari rezeki dari hasil membuat jaring ikan. Namun sekarang tidak lagi.

“Insyah Allah, sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Benteng ini, saya akan sering mengunjungi beliau,” ujar Hamzah.

Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Benteng, Abd Salam, mengatakan, kakek Zanusi tidak memiliki istri dan anak.

“Tidak pernah menikah. Beliau lumpuh sejak kecil. Waktu masih bayi pernah jatuh dari jendela,” ujarnya.

Meski hidup serba kekurangan, namun Kakek Zanusi ternyata guru ngaji. “Sudah banyak anak muridnya yang sudah sukses sekarang,” jelasnya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini