oleh

Gandeng Permakes, Tekape Gelar Pemeriksaan Gratis dan Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir

MASAMBA, TEKAPE.co – Trauma bencana banjir bagi korban, utamanya anak-anak, bisa berdampak pada psikis anak dalam jangka yang cukup panjang.

Untuk itu, korban bencana harus dihibur dengan hal-hal menyenangkan. Sehingga mereka berangsur melupakan bencana yang menimpa mereka.

Untuk itu, media online Tekape.co, lewat program Tekape Peduli, menggandeng mahasiswa kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Kesehatan (Permakes) Kota Palopo, menggelar trauma healing atau pemilihan trauma pasca bencana, bagi anak-anak korban bencana banjir bandang di Lutra.

Selain trauma healing, juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi orangtua korban banjir bandang, khususnya yang mengungsi di Desa Baloli, Kecamatan Masamba, Lutra, Senin 30 Juli 2020.

Trauma healing itu dilakukan dengan cara mengajak bermain dengan berbagai macam pola. Mulai dari mewarnai, bercerita, bermain, hingga menyanyi.

Tim gabungan yang menamakan diri Relawan Bahagia ini disupport Tekape Institute, Palopo Production (Papro), Persatuan Masyarakat Adat Tana (Permata) Luwu, dan Sabun Zen.

“Kami memang menyiapkan sejumlah permainan untuk anak-anak pengungsi. Harapan kita, mereka dapat terhibur dan melupakan bencana yang menimpa keluarganya. Sehingga dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan dapat membantu atau memberikan semangat baru buat mereka, agar tetap bisa kuat dan bangkit menghadapi musibah tersebut,” ujar Relawan Tekape Peduli, Masyudi MP.

Ia mengatakan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan gratis bagi masyarakat setempat, juga diberikan vitamin serta obat-obatan, agar para korban di posko pengungsian tetap sehat.

Ia menjelaskan, program Tekape Peduli ini memang hanya fokus kepada pemulihan trauma atau trauma healing bagi anak-anak, di samping tetap menyumbangkan sembako dan beberapa yang dibutuhkan.

“Kami juga berterima kasih kepada para donatur, yang telah menyupport kegiatan ini. Kita akan terus melakukan aksi kegiatan dengan program Tekape Peduli ini,” ujarnya.

Salah satu anak yang menjadi korban banjir bandang, Najwa, mengaku senang dengan hadirnya para relawan bahagia ini. (*)

Komentar

Berita Terkait