oleh

Dua Terdakwa Korupsi NUSP-2 Dituntut 2 Tahun, Koordinator BKM Siperennu 3 Tahun Bui

PALOPO, TEKAPE.co – Dua terdakwa kasus korupsi proyek Program Neighborhood Upgrading And Shelter Project (NUSP) 2 Tahun Anggaran 2016, Muslihim Mattau dan Abdul Jawad Nurdin dituntut hukuman 2 tahun penjara.

Sementara, terdakwa Jafar Busra dituntut dengan hukuman 3 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta.

Muslimin Mattau dan Abdul Jawad Nurdin juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palopo I Nyoman Sugiartha SH MH menyebutkan, ketiga terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU 20 tahun 2021.

“Terdakwa Djafar Busra dituntut hukuman 3 tahun penjara karena tidak ada pengembalian kerugian keuangan negara,” kata I Nyoman Sugiartha SH MH, Selasa 18 Mei 2021.

Ketiga terdakwa yakni Muslihim Mattau Koordinator BKM Salamae Reformasi Kelurahan Sabbamparu, Jafar Busra Koordinator BKM Siperennu Kelurahan Ponjalae dan Abdul Jawad Nurdin Koordinator BKM Iya Ada Iya Gau Kelurahan Batupasi.

Berikut modus ketiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek NUSP-2 TA 2016:

a. Membuat laporan pertanggung jawaban keuangan yang tidak benar berupa belanja bahan material bangunan fiktif dan pembayaran upah tenaga kerja yang tidak sesuai dengan LPJ.

b. Melakukan belanja bahan material dan pembayaran upah tenaga kerja tidak sesuai dengan rencana penggunaan dana (RPD) yang dibuat oleh BKM.

c. Melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak Surat Perjanjian Pekerjaan (SP3) dan RAB dengan mengurangi volume pekerjaan.

d. Tidak mengembalikan ke kas negara dana yang tersisa, namun dibagikan ke sejumlah pihak. (*)

Komentar

Berita Terkait