oleh

Disaksikan Ketua PN Malili, Kapolres Luwu Timur Minta Maaf

MALILI, TEKAPE.co – Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi, akhirnya meminta maaf kepada wartawan yang sempat dimarahi karena ambil gambar di ruangannya

Permintaan maaf terbuka Leonardo disaksikan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili, Khairul, Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar Andi Malloroang, dan sejumlah wartawan di Luwu Timur.

Leonardo mengaku insidennya dengan wartawan, karena soal mis komunikasi saja. Bukan karena marah atau kesal.

“Ini hanya mis komunikasi saja yah. Jadi saya tidak marah atau kesal,” tuturnya.

Ia baru mengetahui kalau ada koordinasi dengan ajudannya, setelah kejadian itu.

“Ternyata (wartawan) sebelum ambil gambar sudah bicara dengan ajudan saya. Ini hanya mis komunikasi,” imbuhnya.

Menurutnya, kesalah pahaman yang terjadi ada hikmahnya bagi hubungannya dengan wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi melontarkan kalimat kesal kepada wartawan, Selasa (11/12/2018).

Leo kesal saat sejumlah wartawan berusaha mengabadikan fotonya bersama Ketua PN Malili, Khairul di dalam ruang kerjanya.

Kejadian bermula saat sejumlah wartawan mengikuti Ketua PN Malili, Khairul ke dalam ruang kerja kapolres.

Khairul hendak melaporkan atas tuduhan hakim PN Malili terlibat kasus korupsi suap sengketa tanah.

Saat wartawan berusaha mengabadikan pertemuan kedua pimpinan beda lembaga itu, Leo tiba-tiba kesal.

“Ini ruangan saya, privacy saya kau tau kode etik atau tidak, kalau mau ambil foto izin dulu. Saya tidak suka kalau begitu,” kata Leo kepada wartawan.

Namun sebelum mengambil foto, ajudan kapolres mengatakan kepada wartawan di ruang tunggu, tidak masalah mengambil foto. (*)

Komentar

Berita Terkait