Delapan Jembatan Timbang di Sulsel Difungsikan sebagai Rest Area Mudik
“Perkiraan kenaikan kendaraan sekitar 5 persen dibanding tahun lalu,” ujar Andi Erwin Terwo saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (27/2/2026).
Menurut dia, puncak arus mudik diperkirakan mencapai sekitar 38.000 pergerakan kendaraan per hari. Adapun kendaraan yang diperkirakan masuk ke wilayah Sulsel selama periode mudik diproyeksikan berkisar antara 350.000 hingga 400.000 unit.
Ia menilai peningkatan jumlah pemudik tahun ini dipengaruhi oleh panjangnya masa libur nasional dan cuti bersama.
Rangkaian libur tersebut dimulai dari akhir pekan pada 14–15 Februari, dilanjutkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara pada 16–17 Februari.
Kemudian pada 18 Februari terdapat cuti bersama Hari Raya Nyepi dan pada 19 Februari merupakan libur nasional Nyepi. Setelah itu, 20 Februari ditetapkan sebagai cuti bersama Idul Fitri, disusul libur nasional Lebaran pada 21–22 Februari.
Libur bersama Lebaran juga berlangsung pada 23–24 Februari, kemudian kembali diberlakukan kebijakan WFA pada 25–27 Februari, dan diakhiri dengan akhir pekan pada 28–29 Februari.
Menurut Erwin, panjangnya rangkaian libur tersebut diperkirakan akan mendorong peningkatan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini.(*)





Tinggalkan Balasan