oleh

Cuci Tangan Pakai Sabun Ternyata Lebih Efektif Dari Hand Sanitizer

KESEHATAN, TEKAPE.co – Pemerintah terus menggencarkan gerakan cuci tangan untuk menekan penyebaran virus corona.

Mencuci tangan dengan benar dinilai menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran bakteri.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan menggunakan sabun.

“Cuci tangan tidak harus menggunakan hand sanitizer. Jauh lebih efektif menggunakan sabun dibandingkan hand sanitizer. Dengan sabun, kita menggunakan air mengalir,” ujar Yuri dalam YouTube BNPB, Rabu (25/3/2020).

Achmad Yurianto, menjelaskan dua alasan mengapa mencuci tangan menggunakan sabun lebih efektif daripada hand sanitizer. Alasan pertama, sebut Yuri, dengan mencuci tangan menggunakan sabun, seluruh celah di tangan bisa dibasuh.

“Karena dengan sabun kita akan menggunakan air yang mengalir, dan kita bisa membasuh seluruh celah kuku dan sebagainya dengan baik dibanding menggunakan hand sanitizer, yang mungkin hanya telapak-nya saja yang bisa dibersihkan. Punggung tangan dan sela-sela lebih sering tidak,” papar Yuri.

Hal senada juga dikatakan, Educator & Trainer Mundipharma, dr Mery Sulastri, yang dilansir dari INews.id, mengatakan 80 persen infeksi tertular melalui tangan. Bahkan, Flu Singapura, pilek, MERS, ebola, SARS dan lain-lain, ditularkan melalui tangan.

“Rekomendasi WHO, mencuci tangan yang benar adalah menggunakan air mengalir dan memakai sabun antiseptik jika telah menggunakan benda dan berada di lingkungan sekitar. Lakukan ini selama 20 detik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, ketika mencuci tangan, pastikan langsung mengelap tangan dengan tisu atau handuk bersih sampai kering. Jangan dilap ke baju atau dikebas-kebas.

“Keringkan, jangan dikebes-kebas. Karena, kuman lebih tinggi ada di tangan saat basah. Jumlah kuman paling banyak di handphone. Kalau di pesawat terbang, kumannya 1.000 kali lebih banyak daripada di darat,” kata Mery.

Menurut dr Mery, kuman, bakteri atau virus di lingkungan bisa menempel dan bertahan selama 24 jam atau lebih, tergantung jenisnya. Untuk itu, sangat penting mengetahui cara mencuci tangan dengan benar. Banyak orang hanya membersihkan tangan dengan terburu-buru.

Dia menambahkan, mencuci tangan tidak hanya saat terkena kotoran, tapi juga sebelum dan setelah ke toilet. Jika sulit menemukan sabun dan air bersih, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen.

dr. Mery mengatakan, menjaga kebersihan diri dapat dimulai dengan hal yang paling mendasar, yaitu mandi dan cuci tangan secara teratur dengan menggunakan sabun antibakterial.

“Sebaiknya gunakan sabun antibakterial yang mengandung bahan alami seperti lidah buaya, madu manuka, pomegranate dan vitamin E yang tidak hanya berfungsi membunuh bakteri jahat, namun juga membantu memelihara kelembapan kulit,” kata dia.

Sementara itu, untuk mencegah area kewanitaan disarankan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan. Tujuannya untuk mencegah masalah di area kewanitaan seperti gatal-gatal, bau tidak sedap dan keputihan. Pembersih area kewanitaan yang direkomendasikan bukan hanya yang mengandung pH seimbang. Sebaiknya yang dapat menutrisi flora normal, sehingga memberikan perlindungan dengan maksimal,” katanya. (*)

Komentar

Berita Terkait