oleh

Cek Akhir Trek JAL-1, Pengda IOF Sulsel Sebut Rute Menantang dan Sangat Ideal

LUWU, TEKAPE.co – Jika tidak ada aral melintang, bendera start Adventure Offroad Jelajah Alam Luwu I (JAL-1) akan dikibarkan Bupati Luwu H Basmin Mattayang, Sabtu 25 Januari 2020.

Pengda IOF Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah melakukan pengecekan rute/trek (final zero) yang disiapkan panitia untuk dilalui para offroader

Tim Pengda IOF Sulsel, H Yudhi Rakapale, didampingi Tim Teknis panitia Adventure Offroad JAL-1 Andi Muliadi (Opcil), Sabtu-Minggu lalu melakukan final zero terhadap trek yang akan dilalui ratusan offroader yang akan meramaikan JAL-1.

Menurut Pengda IOF Sulsel, trek yang disiapkan panitia pelaksana cukup bagus, cukup menantang dan memacu adrenalin para peserta.

“Saya bersama tim teknis Adventure Offroad JAL-1 sudah melakukan pengecekan trek yang akan dilalui para offroader peserta JAL-1. Memang ada beberapa lintasan yang butuh pembenahan, namun secara umum trek yang disiapkan panitia cukup bagus, cukup aman dan sangat menantang adrenalin para offroader,” ungkap Yudhi.

Yudhi mengatakan, panjang trek Adventure Offroad JAL-1 yang disiapkan panitia pelaksana cukup ideal untuk dilalui kendaraan jenis 4×4.

“Jarak yang diberikan panitia cukup standar. Kondisi alam dan kondisi lintasan cukup baguslah. Memang ada beberapa masukan yang kami berikan kepada tim teknis, salah satunya menyangkut soal jalur alternatif yang harus ada ketika terjadi penumpukan kendaraan peserta,” Kata Yudi.

Sementara itu, Kordinator Tim Teknis Offroad Adventure JAL-1, Opcil mengatakan, panitia memberi garansi akan menyuguhkan arena yang menantang dan akan menguji adrenalin para pencinta ofroader diatas mobil 4 x 4 yang mereka kendarai.

Rute JAL Part-1 ini sudah didesain sedemikian rupa. Pengda IOF Sulsel sudah uji coba jalur A dan jalur B yang akan dilalui kendaraan 4×4. Panjang jalur 64,5 KM, melintasi 5 kecamatan dan 20-an desa/kelurahan.

“Jalur ini kami nilai cukup extrem namun aman. Kami berharap para offroader yang akan ikut ambil bagian dalam trek ini khususnya jalur A ekstrem harus mematuhi aturan standarisasi kendaraan 4×4 yang akan turun di medan offroad,” tandas Opcil. (ham)

Komentar

Berita Terkait