BGN Ubah Arah Program MBG: Tak Lagi Kejar Jumlah, Fokus Kualitas
“Bahwa mereka itu mengatakan bahwa intervensi gizi itu paling bagus adalah saat mulai kandungan bulan pertama sampai usia 9 tahun atau sampai SD. Nah, kita yang kejar ke sana,” kata Nanik.
Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga menyampaikan bahwa BGN tengah melakukan efisiensi anggaran, termasuk melalui moratorium sementara pembangunan dapur MBG baru.
Langkah ini dilakukan agar pemerintah dapat lebih fokus memperbaiki dapur yang sudah ada sekaligus memperluas jangkauan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kami concern hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong tinggal 268, kami berharap masih bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran,” ujarnya.
Nanik menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari kualitas layanan serta dampak perbaikan gizi yang dihasilkan bagi masyarakat. (*)





Tinggalkan Balasan