oleh

Bantu Penanganan Covid-19 di Morut, PT GNI Kembali Serahkan Bantuan Lewat Pemkab

MORUT, TEKAPE.co – PT Gunbuster Nikel Industri (PT GNI) kembali menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut), di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu 4 Agustus 2021.

Bantuan untuk penanggulangan covid-19 di Morut itu diterima langsung Bupati Morowali Utara, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, disaksikan para Forkopimda Morut.

Bantuan perusahaan nikel itu berupa beras sebanyak 600 karung (kemasan 10 Kg), telur 1.000 rak, obat-obatan 10.000 kotak, tempat tidur 100, susu Ultra 500 dos, dan oksigen 300 tabung.

“Untuk oksigen, kapanpun diminta, akan kami penuhi, kapan rumah sakit butuh kita akan bantu,” ujar Manejer Internal PT GNI, Anto Arijanto SH.

Bupati Morowali Utara, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, dalam sambutannya, menyampaikan kepada manajemen PT GNI, jika pencegahan dan penanggulangan penanganan pandemi covid-19 ini, bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah, TNI dan Polri, tapi juga menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat, termasuk sektor dunia usaha.

“Untuk itu, kami berterima kasih kepada manajemen PT GNI, yang telah menunjukkan kepeduliannya dalam penanganan pandemi covid-19 di Morut,” ujarnya.

Dr Delis juga menyampaikan, pemenuhan kebutuhan oksigen bagi pasien pasien yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kolonodale, itu sepenuhnya dibantu oleh PT GNI.

“Sehingga, kalau daerah lain mengalami kekurangan oksigen, kita terpenuhi di Morowali Utara. Ini karena dukungan dari PT GNI,” katanya.

Ia juga mengatakan, bantuan sembako PT GNI ini akan distribusikan kepada pasien yang isolasi mandiri, maupun yang menjalani perawatan di kecamatan dan desa yang ada. Kita akan bagikan nanti kecamatan, tempat isolasi mandiri, atau perawatan darurat terpusat di ibu kota kecamatan.

“Harapan kita, yang menjalani isolasi mandiri ini bisa segera pulih, bisa cepat sehat kembali dan kembali bisa menjalankan aktivitas,” harapnya.

Bupati mengatakan, saat ini ada 674 pasien di Morowali Utara yang menjalani isolasi mandiri, sehingga paket ini cukup untuk dibagikan kepada pasien pasien.

“Gedung ini public service center (PSC) ini kita akan manfaatkan menjadi call center 24 jam bagi pasien Covid-19. Jadi masyarakat, baik masyarakat umum, maupun masyarakat yang menjalani isolasi mandiri, bisa mendapatkan bantuan lewat call center 24 jam. Call center ini akan menerima telepon dari masyarakat, kemudian laporan yang dapat dari masyarakat, atau keluhan terkait penanganan covid-19, untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. (FD)

Komentar

Berita Terkait