oleh

Bantah Copy Paste KUA PPAS APBD Luwu 2020, Kepala Bappeda Sebut Hanya Keliru Saat Diketik

LUWU, TEKAPE.co – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Luwu, Muh Rudi, menanggapi dugaan copy paste (copas) draft Kebijakan Umum Anggaran (KUA)-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 di DPRD Kabupaten Luwu.

Dugaan copas draft KUA PPAS APBD dari daerah lain itu ditemukan saat pembahasan DPRD, dengan tim anggaran eksekutif dan badan anggaran (Banggar) DPRD Luwu.

BACA JUGA:
Sudah Lambat Dibahas, KUA PPAS APBD Luwu 2020 Malah Diduga Copy Paste

Kepala Bappeda Luwu, Muh Rudi membantah jika draft tersebut copy paste. Ia hanya menyebut jika itu kekeliruan saat diketik.

Ia menjelaskan, seharusnya disitu Provinsi Sulsel, bukan Provinsi Jawa Tengah. Itu kekeliruan Bappeda, karena tidak mengoreksi dokumen sebelum diperbanyak.

“Kami akui, naskah itu tidak terkoreksi. Seharusnya Provinsi Sulsel. Itu memang kekeliruan. Itu bagian dari koreksi bagi kami untuk perbaikan dokumen perencanaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, akibat dugaan copas tersebut, badan anggaran (banggar) DPRD Luwu terpaksa menskorsing pembahasan KUA-PPAS, Rabu 13 November 2019, siang.

Di halaman 2, terdapat kalimat ‘Kebijakan Umum Anggaran Tahun 2020 Kabupaten Luwu berpedoman pada RKPD Kabupaten Luwu tahun 2020 yang telah disinkronisasikan dengan RKP tahun 2020 dan RKPD Provinsi Jawa Tengah tahun 2020’.

Banggar menganggap dokumen KUA-PPAS yang diserahkan oleh pihak eksekutif merupakan copy paste atau mencontek dari KUA PPAS daerah lain yakni Jawa Tengah. (ham)

Komentar

Berita Terkait