Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Banjir Belum Surut, Ketinggian Air di Kebon Pala 1,5 Meter

Kondisi permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, yang terendam banjir hingga setinggi sekitar 1,5 meter, Jumat (20/2/2026). (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Banjir yang merendam permukiman warga di Kebon Pala, RW 04 dan RW 05, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, semakin meninggi pada Jumat (20/2/2026) sore.

Hingga pukul 15.00 WIB, ketinggian air tercatat mencapai sekitar 1,5 meter.

Sebelumnya, pada siang hari, tinggi genangan masih berada di kisaran 1,2 meter. Namun, debit air terus bertambah seiring datangnya kiriman dari hulu.

BACA JUGA: Tragis! Penjaga BRILink di Luwu Tewas Bersimbah Darah Diserang Perampok

“Air terus naik. Kiriman dari Depok baru sampai. Sejak sekitar pukul 02.00 WIB sudah mulai meluap dan sampai sekarang belum berhenti naik,” kata Unus Buhari, warga RW 04.

Warga menyebut luapan Kali Ciliwung dipicu oleh meningkatnya debit air dari wilayah Depok dan Bogor.

Sebelumnya, tinggi muka air di Bendungan Katulampa dan Pos Pantau Depok dilaporkan berada pada status siaga 3.

BACA JUGA: Pamit Pergi ke Sawah, Petani di Tikala Torut Ditemukan Meninggal di Sela Bebatuan

Kondisi diperparah oleh hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur Jakarta sejak Kamis (19/2/2026).

Curah hujan tersebut menambah volume aliran sungai hingga melampaui kapasitas.

Menurut Unus, cepat atau lambatnya surut banjir sangat bergantung pada situasi di pintu air Manggarai serta kondisi cuaca di wilayah hulu.

“Kalau di Depok atau Bogor hujan lagi, bisa lebih lama surutnya,” ujarnya.

Meski ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa dan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut, sebagian besar warga memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing.

Sementara itu, petugas gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi jika kondisi memburuk.

Warga berharap hujan tidak kembali turun di Jakarta maupun wilayah hulu agar genangan segera surut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini