oleh

ACC Sulawesi Desak Polda Sulsel Tahan 13 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RS Batua Makassar

MAKASSAR, TEKAPE.co – Wakil Ketua Badan pekerja Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Anggareksa meminta Subdit Tipikor Ditkrimsus Polda Sulsel menahan 13 tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Batua Makassar.

“Kami berharap Polda Sulsel menahan 13 tersangka tersebut. Penahanan untuk memudahkan penyidik dalam melakukan pemeriksaan dan tentunya menghindari gangguan dalam penyidikan kasus rasua itu,” kata Anggareksa, Selasa 3 Agustus 2021.

“Penahanan itu penting, selain memudahkan penyidik dalam melakukan pemeriksaan dan agar tersangka tersangka tersebut tidak menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” sambungnya.

BACA JUGA:
13 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan RS Batua Makassar

Sementara itu, Kasubdit Tipidkor Kompol Fadli yang dikonfirmasi terkait jadwal pemeriksaan para tersangka, mengatakan, pihaknya sementara menyusun jadwal pasti.

“Baru (sementara) disusun,” ujar Kompol Fadli Tampa menyebut jadwal pasti.

Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri sehari sebelumnya membeberkan alasan ke 13 tersangka belum ditahan.

“Selama yang bersangkutan tidak menghilangkan barang bukti, tidak kabur, itu berikan keleluasaan,” Kombes Pol Widoni Fedri didampingi Kasubdit Tipidkor Kompol Fadli, saat rilis, Senin 2 Agustus 2021 kemarin.

Namun, saat berkas perkara tahap pertama dinyatakan rampung dan masuk tahap ke dua, lanjut Widoni, tidak ada lagi alasan untuk tidak menahan ke 13 tersangka itu.

“Tapi pada saat selesai berkas ini, lalu tahap 2 P21, kita akan tahan secepatnya. Namun kalau dia selama kasi kesempatan ini manuver, penyidik juga lakukan percepatan penanganan,” bebernya.

Pihaknya pun mengimbau selama pemeriksaan sebagai tersangka, agar para pelaku tidak melakukan gerakan tambahan.

“Jadi 13 orang ini bisa menahan diri, tidak manuver kemana-mana, segala macam, ini bisa kita beri kesempatan. Namun jika sebaliknya, kami cepat kami tahan,” tegasnya. (*)

Komentar

Berita Terkait