Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pimpin PKB Luwu, Siap Perkuat Soliditas, Tingkatkan Layanan, dan Kawal Program Kerakyatan

Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Luwu untuk masa bakti 2026–2031. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – Nama Anton kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Luwu. Melalui keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, Anton resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Luwu untuk masa bakti 2026–2031.

Penetapan itu disampaikan dalam Sosialisasi Penetapan Calon Pimpinan Dewan Tanfidz DPC PKB yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (11/6/2026).

Bagi kader dan simpatisan PKB di Kabupaten Luwu, keputusan tersebut bukan sekadar pergantian periode kepengurusan, melainkan kelanjutan dari kepemimpinan yang dinilai berhasil menjaga eksistensi dan soliditas partai di daerah.

Anton bukan sosok baru dalam dunia politik Luwu. Selain dikenal sebagai kader PKB yang aktif membangun organisasi hingga tingkat akar rumput, ia juga pernah mengemban amanah sebagai anggota DPRD Kabupaten Luwu periode 2019–2024.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memahami dinamika pemerintahan, kebutuhan masyarakat, sekaligus perjuangan politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Selama memimpin PKB Luwu pada periode sebelumnya, Anton dinilai mampu menjaga kekompakan kader serta memperkuat struktur organisasi partai.

Di bawah kepemimpinannya, berbagai agenda kaderisasi dan konsolidasi berjalan secara berkelanjutan, sehingga PKB tetap menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Kabupaten Luwu.

Kepercayaan yang kembali diberikan DPP PKB kepada Anton dipandang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja-kerja organisasi yang telah dibangun selama ini. Tantangan ke depan tentu tidak ringan.

Selain memperkuat internal partai, PKB juga dituntut untuk semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

Menyikapi amanah tersebut, Anton menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada DPP PKB serta seluruh kader yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan.

“Kepercayaan ini bukan hanya amanah bagi saya secara pribadi, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh kader PKB Luwu. Ke depan, kita akan terus memperkuat soliditas partai, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mengawal berbagai program kerakyatan yang menjadi perjuangan PKB,” ujarnya.

Bagi Anton, membangun partai bukan hanya soal memperbesar kekuatan politik, tetapi juga memastikan keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Karena itu, penguatan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu fokus yang akan terus didorong selama lima tahun ke depan.

Ia juga mengajak seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan keluarga besar PKB Luwu untuk tetap menjaga semangat kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan utama partai.

“Kepada seluruh jajaran pengurus, kader, simpatisan, dan keluarga besar PKB Luwu untuk kembali merapatkan barisan, memperkuat semangat kebersamaan, serta menjaga kekompakan dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PKB Luwu, Sunaryo Mande, mengatakan proses sosialisasi penetapan pimpinan DPC PKB berlangsung secara terbuka dan diikuti seluruh jajaran pengurus serta anggota Fraksi PKB DPRD Luwu.

“Tadi melalui zoom meeting DPP PKB mensosialisasikan calon terpilih ketua dewan Tanfidz DPC PKB Luwu. Jadi tadi DPC PKB Luwu beserta jajaran pengurus dan aleg fraksi PKB Luwu hadir semua menyaksikan sosialisasi dari DPP PKB,” kata Sunaryo.

Penetapan kembali Anton sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Luwu menjadi awal dari perjalanan baru partai tersebut dalam menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah.

Dengan pengalaman sebagai mantan legislator dan pimpinan partai, Anton kini kembali memikul tanggung jawab untuk menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, serta memastikan program-program kerakyatan tetap menjadi nafas perjuangan PKB di Kabupaten Luwu.

Bagi PKB Luwu, kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan. Lebih dari itu, kepemimpinan adalah tentang menjaga kepercayaan, merawat kebersamaan, dan terus hadir di tengah masyarakat. Amanah itulah yang kini kembali berada di pundak Anton untuk lima tahun mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini