Proyek Geothermal PT Ormat di Rongkong Disorot, DPRD Tampung Keluhan Warga
MASAMBA, TEKAPE.co – DPRD Kabupaten Luwu Utara turun langsung ke Kecamatan Rongkong untuk meninjau lokasi sekaligus berdialog dengan masyarakat terkait rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau geothermal oleh PT Ormat Geothermal Indonesia di Desa Kanandede, Minggu (7/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk yang disuarakan oleh Gerakan Rakyat Tolak (GERTAK) Geothermal.
Agenda itu juga menjadi tindak lanjut dari hasil rapat internal DPRD Luwu Utara guna menyerap pandangan masyarakat mengenai rencana investasi energi panas bumi di wilayah tersebut.
BACA JUGA: Bupati Irwan Tepati Janji, Fani Sabrina Terima Motor di Hadapan Ribuan Jamaah Tablig Akbar
Kegiatan yang berlangsung di Rongkong itu dihadiri Ketua dan sejumlah anggota DPRD Luwu Utara, Camat Rongkong, unsur TNI-Polri, para kepala desa dan anggota BPD se-Kecamatan Rongkong, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rongkong Indonesia (HMRI), hingga pakar geologi Ir. Ahmad Teppo.
Saat membuka kegiatan, Camat Rongkong Charles Pasajangan menyampaikan apresiasinya kepada DPRD Luwu Utara yang telah memfasilitasi pertemuan antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
“Kami sebagai pemerintah kecamatan maupun masyarakat Rongkong sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiatif DPRD Luwu Utara dalam melakukan pertemuan hari ini. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya terhadap rencana pembangunan PLTP atau Geothermal,” ungkap Charles saat membuka pertemuan.
BACA JUGA: Peringati Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Libatkan Ribuan Warga Morowali dalam Aksi Peduli Iklim
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Luwu Utara Husain mengatakan seluruh masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perhatian DPRD untuk diteruskan kepada pihak perusahaan.
“Anggota DPRD yang hadir berasal dari lintas komisi. Karena itu, seluruh saran dan masukan yang disampaikan masyarakat akan kami rangkum untuk diteruskan kepada pihak perusahaan. Apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat harus menjadi perhatian apabila perusahaan nantinya memulai tahapan pekerjaannya. Kami berharap kehadiran PT Ormat melalui pembangunan PLTP dapat memberikan keadilan bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Pada sesi dialog, masyarakat dari berbagai unsur menyampaikan sejumlah harapan dan catatan terkait proyek geothermal yang direncanakan.
Tokoh adat, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga mahasiswa HMRI meminta agar perusahaan terlebih dahulu melakukan sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) secara menyeluruh kepada warga sebelum memasuki tahapan pengeboran.






Tinggalkan Balasan