Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Sempat Heboh, Polisi yang Aniaya Badut Jalanan di Tuban Akhirnya Minta Maaf

Tangkapan layar memperlihatkan seorang badut jalanan diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota kepolisian di Tuban, Jawa Timur. (ist)

TUBAN, TEKAPE.co – Anggota Polres Tuban berinisial TS yang diduga melakukan kekerasan terhadap seorang penghibur jalanan akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

TS mengakui tindakannya terhadap korban berinisial K, warga Rembang, Jawa Tengah, merupakan perbuatan yang tidak patut dilakukan oleh anggota kepolisian.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah TS bertemu langsung dengan korban dalam proses mediasi yang difasilitasi pihak kepolisian, Sabtu (6/6/2026).

BACA JUGA: Polres Jember Rotasi Pejabat, Kapolres Ingatkan Pentingnya Adaptasi dan Pelayanan Prima

Dalam kesempatan itu, TS mengaku menyesali tindakannya yang telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat sekaligus berdampak pada citra institusi kepolisian.

“Saya mengakui kesalahan saya dan menyesali perbuatan yang telah menimbulkan keresahan serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” kata TS usai menjalani proses mediasi, Sabtu (6/6/2026).

TS juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan seluruh anggota Polri. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan internal yang tengah berjalan serta menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya siap menerima segala bentuk proses pemeriksaan dan pembinaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, korban K menyatakan menerima permohonan maaf yang disampaikan TS. Ia mengaku sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak melanjutkannya ke jalur hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini