Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Wabup Morowali Hadiri Haul ke-58 Guru Tua di Wosu, Apresiasi Nilai Perjuangan Pendidikan

Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, saat menghadiri kegiatan Haul ke-58 Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, di Halaman Masjid Nurul Iman Wosu, Sabtu (11/4/2026), yang berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh serta masyarakat. (ist)

MOROWALI, TEKAPE.co – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri kegiatan Haul ke-58 Guru Tua, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri.

Kegiatan tersebut digelar di Halaman Masjid Nurul Iman Wosu, Sabtu (11/4/2026), dan berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Haul tahun ini mengangkat tema “Dari Wosu Menuju Sulteng Nambaso: Guru Tua Sang Arsitek Pendidikan dan Pejuang Kemanusiaan Sepanjang Masa.”

Tema tersebut menggambarkan semangat untuk meneladani perjuangan Guru Tua dalam membangun peradaban melalui pendidikan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Di antaranya Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulteng Arnila Moh. Ali, unsur Forkopimda Morowali, hingga jajaran pengurus Alkhairaat.

Hadir pula Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, Ketua Umum PB Alkhairaat Mohsen Alaydrus, Syekh Fikri Badjeber, serta para tokoh agama dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan qasidah oleh alumni Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo bersama santri Pondok Pesantren Alkhairaat Wosu.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustad Taufik Kambayang.

Selain itu, pembacaan Surah Yasin dan tahlil juga turut mewarnai kegiatan yang dipimpin oleh Habib Idrus Al Habsyi bersama KH Drs Munir M Shaleh.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Morowali menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya haul yang dinilainya penuh makna.

Ia menegaskan bahwa sosok Guru Tua merupakan figur teladan yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan pembinaan umat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

“Kegiatan ini bukan sekadar mengenang, tetapi juga menjadi momentum untuk melanjutkan perjuangan beliau dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa kemanusiaan,” ujar Iriane.

Ia juga berharap kegiatan haul ini dapat mempererat silaturahmi antar masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin meneguhkan komitmen bersama dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan Guru Tua sebagai arsitek pendidikan dan pejuang kemanusiaan sepanjang masa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini