oleh

23 Mahasiswa UNCP Disanksi Skorsing, Bukan DO

PALOPO, TEKAPE.co – Dalam menanggapi isu miring tentang pemberian sanksi 23 Mahasiswanya, Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) gelar konfrensi pers, di Aula Gedung E, Kota Palopo, Senin 16 Maret 2020.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNCP, Suhardi mengatakan bahwa pemberian sanksi pada 23 mahasiswa, bukan skorsing berupa Drop Out (DO), melainkan sanksi skorsing atau untuk sementara tidak mengikut perkuliahan.

“Status mahasiswa yang diberikan sanksi masih berstatus mahasiswa UNCP, kami hanya memberikan sanksi untuk sementara tidak mengikuti perkuliahan, jadi bukan yang seperti beredar di luar Drop Out (DO),” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum UNCP, PR, Lande, SH, MH, menjelaskan bahwa pemberian sanksi tersebut sesuai dengan penerapan tata tertib kampus.

“Disetiap kampus saya kira memiliki aturan, kami memberikan sanksi sesuai dengan penerapan tata tertib kampus UNCP, namanya aturan selalu ada sanksi yang diberikan, namun bukan aturan pidana, melainkan aturan akademik,” terangnya.

Lande juga menepis 23 mahasiswa yang diberikan sanksi karena telah melakukan aksi demonstrasi yang menyegel kampus UNCP.

“Ini bukan soal demonstrasinya, melainkan cara mahasiswa yang menyampaikan aspirasi yang kurang baik, sehingga kami memberikan sanksi, itupun juga sanksinya ringan, walaupun sebagian ada yang masuk dalam kategori pelanggaran berat,” jelasnya.

23 mahasiswa yang diberikan sanksi merupakan mahasiswa semester 3, 5 dan 7, sedangkan sanksi yang diberikan pun beragam.

3 orang diberikan sanksi tidak mengikuti perkuliahan sementara 3 semester, 1 orang hanya 1 semester, dan selebihnya diberikan sanksi hanya 3 bulan.

“Tidak boleh mengikuti kegiatan akademik dan kemahasiswaan dalam jangka waktu tertentu, itu sudah dipertimbangkan dari segi pendidikan, tetap ada peluang sarjana namun harus taat pada aturan yang ada,” pungkas Lande.

Lande juga menambahkan terkait gugatan yang dilayangkan mahasiswa UNCP di Pengadilan Negeri, diserahkan sepenuhnya kuasa hukum UNCP.

“Kami heran, kenapa masalah internal di gugat di pengadilan, kami sudah serahkan sepenuhnya kuasa hukum kami di pengadilan,” katanya.

Sebelumnya, usai melakukan demo di Kampus UNCP, 17 mahasiswa diberikan sanksi oleh pihak kampus, karena telah dinilai merugikan pihak kampus. 6 mahasiswa lainnya, belakangan diberikan sanksi. (Usman)

Komentar

Berita Terkait