oleh

Selain Cari Pesepakbola Nasional, Gala Siswa Sebagai Wahana Pendidikan Karakter

JAKARTA,TEKAPE.co — Liga sepak bola siswa (Gala siswa) tahun 2018 merupakan salah satu Program Direktorat Bidang Pembinaan SMP Dikdasmen Kemendikbud dan saat ini sedang bergulir kompetisi pada jenjang Kecamatan dan Kabupaten.

Dimana dari kompetisi ini akan muncul pesebak bola potensial yang dapat berkiprah di level nasional menuju pentas dunia.

Hal ini diungkapkan Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas, Talent Scout Gala Siswa 2018 saat memghadiri rapat Koordinasi Bidang Pembinaan SMP di Serpong Tangerang, Banten, Jakarta 14 Maret 2018.

“Indonesia sebagai negara besar sesungguhnya memiliki potensi yang amat besar melahirkan pesepak bola yang handal di level nasional dan dunia seperti yang telah ditorehkan oleh Egi MV,” kata Indra.

Potensi ini menurutnya, tidak terexplore secara maksimal karena selama ini pembinaan sepakbola usia dini diabaikan oleh pemerintah dan para pelaku sepakbola.

Lebih ironis lagi, pemerintah mengambil langkah instan melakukan naturalisasi pemain asing yang bermain di Liga Indonesia sebagai pemain tim nasional.

“Akibatnya pemain-pemain muda kehilangan kesempatan untuk berkiprah di level dunia mewakili negaranya sendiri,” ungkap Indra.

Indra menuturkan, pemerintah lupa bahwa nasionalisme adalah hal yang paling fundamental.

“Nasionalisme harus dimiliki oleh setiap pemain sepak bola ketika bertanding atas nama bangsa,” serunya.

Ditempat yang sama, Kepala Pembinaan SMP Kabupaten Luwu Utara , Hasbullah, menambahkan bahwa pembinaan pesebak bola usia dini juga merupakan wahana yang amat efektif menanamkan nilai-nilai karakter yang telah menjadi jati diri bangsa Indonesia.

“Seperti menghormati pemain lawan, menghargai dan fair menerima hasil pertandingan kalah ataupun menang, disiplin berlatih,” kata Hasbullah saat bersama Indra Sjafr.

Hasbullah, menyebut, perlunya penanaman tanggungjawab terhadap peran dalam tim, kerjasama dan komunikasi yang efektif, ketepatan dalam nengambil keputusan disaat yang gentingbdan tertekan, dan sebagainya.

Program ini sangat baik dan mendukung sepenuhnya program kemendikbud dan bersedia menjadi talent scout untuk mencari pemain potensial untuk Tim Nasional Indonesia.

“Disdik Luwu Utara sementara bergulir kompetensi gala siswa,” ucap Hasbullah didepan Indra Sjafri. (man)

Komentar

Berita Terkait