Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Rapor Pendidikan 2025, Morowali Utara Pimpin Peringkat Sulteng

Kabupaten Morowali Utara, mencatatkan capaian tertinggi mutu pendidikan di Sulawesi Tengah berdasarkan Rapor Pendidikan 2025. (ist)

MOROWALI UTARA, TEKAPE.co – Kabupaten Morowali Utara kembali menempati peringkat pertama capaian mutu pendidikan di Provinsi Sulawesi Tengah berdasarkan Rapor Pendidikan 2025 yang dirilis pemerintah.

Daerah ini mencatat skor 75,09 dengan kategori Tuntas Pratama, tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Capaian ini menandai kebangkitan Morowali Utara setelah pada 2024 sempat turun ke posisi keenam.

Pemerintah daerah menilai peningkatan tersebut sebagai hasil dari konsistensi kebijakan serta kerja sama berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

“Keberhasilan ini bukan kebetulan. Ini adalah hasil dari komitmen bersama antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, para guru, dan seluruh pelaku pendidikan. Kami akan terus memperkuat program-program yang terbukti efektif agar mutu pendidikan di Morowali Utara semakin meningkat,” ujar Delis.

Dalam data Rapor Pendidikan 2025, posisi Morowali Utara diikuti oleh Kabupaten Morowali dengan skor 74,78 dan Kota Palu dengan 74,36, yang sama-sama berada pada kategori Tuntas Pratama.

Sementara itu, sebagian besar daerah lainnya masih berada dalam kategori Tuntas Muda, dengan rata-rata provinsi tercatat sebesar 60,88.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali Utara, Bernoulli Tanari, menjelaskan bahwa rapor pendidikan merupakan alat evaluasi yang mengukur berbagai aspek dalam sistem pendidikan, tidak hanya capaian akademik siswa.

“Rapor pendidikan menilai lebih dari sekadar capaian akademik. Instrumen ini mengukur aspek input, proses, dan output pendidikan, termasuk delapan Standar Nasional Pendidikan, hasil Asesmen Nasional seperti literasi dan numerasi, survei karakter, lingkungan belajar, serta indikator partisipasi dan retensi siswa,” jelas Bernoulli.

Ia menambahkan, hasil analisis dalam rapor tersebut juga memberikan gambaran mengenai kekuatan dan tantangan yang dihadapi daerah, sehingga dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan.

Secara historis, Morowali Utara pernah berada di posisi teratas pada periode 2022–2023. Namun pada 2024, peringkatnya sempat turun sebelum kembali meningkat pada 2025 setelah dilakukan berbagai pembenahan berbasis data.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali Utara menyatakan akan memanfaatkan hasil Rapor Pendidikan 2025 untuk menyusun program kerja yang lebih terarah.

Sejumlah fokus ke depan antara lain peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, penguatan sarana pendidikan, serta peningkatan partisipasi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap capaian ini tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi juga berdampak nyata pada kualitas pembelajaran dan pemerataan pendidikan di seluruh wilayah Morowali Utara.

(int_Ryo/Sangkalia.M/lny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini