oleh

Pertemuan dengan BPJS Kesehatan, Wali Kota Palopo Marah Jika…

PALOPO, TEKAPE.co – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan fasilitas kesehatan (faskes) yang telah bekerjasama, BPJS Kesehatan Cabang Palopo melakukan pertemuan Kemitraan Fasilitas Kesehatan, di Auditorium Saokotae, Sabtu 7 Oktober 2017.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Yusef Eka Darmawan, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah permasalahan, yang selama ini menjadi keluhan pasien selaku peserta BPJS, yang berimplikasi atas tingginya biaya yang harus dikelyarkan BPJS setiap tahunnya.

“Ada laporan dan temuan SPI atau Satuan Pengawasan Internal kami terkait faskes yang lebih mengejar profit ketimbang urusan kemanusiaan, masih terdapat kecurangan kecurangan dalam bentuk memainkan jumlah tagihan, phantom billing, soal rujukan serta resep obat obatan,” jelas Yusef di sela sela kegiatan.

Untuk itu, lewat pertemuan ini ia meminta perhatian semua pihak, terlebih BPJS telah menggandeng Saber Pungli sebagai bentuk akuntabilitas atas penggunaan dana masyarakat yang oleh negara diberikan kepercayaan pengelolaannya pada pihak BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Wali Kota HM Judas Amir, menyampaikan, dirinya sudah mengalami beberapa kali penugasan, baik selaku camat, wakil rakyat hingga menjadi walikota, sehingga dirinnya mengetahui betul bagaimana kebutuhan masyarakat akan pentingnya berobat dan berurusan dengan pihak rumah sakit.

Untuk itulah, lanjut walikota, ia sangat merespon ketika program BPJS Kesehatan digulirkan pemerintah. Namun begitu, ia juga meminta agar faskes yang ada, mau melakukan pelayanan dengan baik.

“Pokoknya saya marah kalau ada masyarakat yang dirugikan. Rumah sakit harus jujur dan terbuka pada pasien BPJS. Jangan buka peluang orang berbuat salah atau melakukan kesalahan,” tandasnya. (hms)

Komentar

Berita Terkait