Pertanian Tak Lagi Konvensional, FAPERTA UNCP Uji Coba Drone Penyemprot Tanaman

Dosen dan mahasiswa FAPERTA UNCP menyaksikan demonstrasi penerbangan dan uji coba drone penyemprot tanaman di lahan praktik kampus bersama Maxxi Tani. (Dok: UNCP)

PALOPO, TEKAPE.co – Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) mulai memperkenalkan pemanfaatan teknologi drone dalam praktik pertanian modern.

Pengenalan teknologi tersebut dilakukan melalui kegiatan demonstrasi dan uji coba drone penyemprot tanaman yang bekerja sama dengan Maxxi Tani, Jumat (30/10/2026) pagi, di kebun percobaan atau lahan praktik FAPERTA UNCP.

Kegiatan ini diikuti civitas akademika FAPERTA UNCP, mulai dari dosen hingga mahasiswa. Mereka berkesempatan melihat langsung bagaimana teknologi digital dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan di sektor pertanian.

Sebelum demonstrasi, pihak Maxxi Tani terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai fungsi drone pertanian, mekanisme pengoperasian, hingga penggunaannya dalam proses penyemprotan lahan.

Selanjutnya, peserta menyaksikan penerbangan drone sekaligus uji coba penyemprotan secara langsung di lahan praktik kampus.

Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan pertanian, mempercepat proses penyemprotan, serta membuat pengelolaan lahan lebih efektif dan terukur.

Dekan Fakultas Pertanian UNCP, Dr. Masluki, S.P., M.P., mengatakan, pengenalan teknologi pertanian modern menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan sektor pertanian.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai teori di ruang perkuliahan, tetapi juga harus memiliki pengalaman langsung dalam mengenal dan memahami penerapan teknologi.

“Mahasiswa pertanian harus dipersiapkan untuk menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi. Mereka tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga perlu mengenal berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam praktik pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa bahwa pertanian modern membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi.

Masluki juga menilai kerja sama dengan pihak industri seperti Maxxi Tani menjadi langkah strategis untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.

Melalui interaksi langsung dengan pelaku dan penyedia teknologi pertanian, mahasiswa diharapkan dapat memahami perkembangan inovasi, peluang penerapannya, serta kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini