Pengangguran Makassar Masih 9,80 Persen, Pemkot Dorong Perusahaan Turun Tangan Lewat CSR
MAKASSAR, TEKAPE.co – Pemerintah Kota Makassar mendorong perusahaan tidak sekadar menyalurkan bantuan sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), tetapi ikut mengambil peran dalam mengatasi persoalan pembangunan daerah.
Pesan tersebut mengemuka dalam pembukaan CSR Expo Kota Makassar 2026 di Atrium Mal Panakkukang, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang digelar menyambut HUT ke-419 Kota Makassar itu dibuka Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Makassar, Zainal Ibrahim.
BACA JUGA: Disaksikan Bupati, Lutim Gilas Gowa 2-0 Puncaki Grup D Porprov XVIII Sulsel
Dalam sambutannya, Zainal menegaskan pembangunan kota membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“Pembangunan Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Pembangunan membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi sinergis dengan dunia usaha, masyarakat, akademisi dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.
Ia menekankan, program CSR semestinya menjadi instrumen kolaborasi untuk membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, bukan hanya sebatas kewajiban perusahaan memberikan bantuan.
“CSR bukan sekadar kewajiban perusahaan melalui pemberian bantuan, tetapi merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen dunia usaha untuk turut mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.
Zainal menyebut sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan Kota Makassar, mulai dari kemacetan, kemiskinan, pengangguran, stunting hingga persoalan lingkungan.
Karena itu, ia berharap program CSR perusahaan dapat diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
Menurutnya, CSR Expo menjadi momentum mempertemukan pemerintah, perusahaan dan masyarakat untuk membangun komunikasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Makassar berupaya menyelaraskan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah agar manfaatnya lebih tepat sasaran.
Zainal juga meminta koordinasi, fasilitasi, pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan seluruh program CSR di Makassar terus diperkuat.
“Sehingga kontribusi perusahaan di Kota Makassar dapat betul-betul tepat sasaran dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” tuturnya.
Di hadapan peserta, Zainal turut memaparkan capaian ekonomi Kota Makassar berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).





Tinggalkan Balasan