Pemprov Sulsel Sediakan Program Mudik Gratis, Layani 10 Rute dari Makassar
MAKASSAR, TEKAPE.co – Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulawesi Selatan, menyiapkan program mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Program ini menyediakan layanan bus dengan sejumlah rute dari Kota Makassar menuju berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Pendaftaran program mudik gratis tersebut akan dibuka pada Selasa, 10 Maret 2026, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 Wita di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 15, Makassar.
BACA JUGA: Kemenag Bulukumba Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Terang-Terang
Peserta yang terdaftar dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026 pukul 10.00 Wita dengan titik kumpul di kawasan Jembatan Toraja, Center Point of Indonesia (CPI), Makassar.
Masyarakat yang telah mendaftar diimbau datang lebih awal, sekitar pukul 08.00 Wita, untuk mengikuti proses pengecekan sebelum keberangkatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin mengatakan, program ini disiapkan untuk membantu masyarakat agar dapat mudik dengan lebih aman dan nyaman.
BACA JUGA: Luwu Timur Catat Kinerja Pengelolaan Sampah Terbaik di Luwu Raya
“Kami mengimbau masyarakat yang berminat segera melakukan pendaftaran karena kuota terbatas. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, tertib, dan nyaman,” kata Salim dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2026).
Pemerintah provinsi menyiapkan 13 unit bus besar dengan kapasitas sekitar 35 hingga 40 kursi per kendaraan. Armada tersebut diperkirakan dapat mengangkut sekitar 500 penumpang.
Selain itu, dukungan juga datang dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Jasa Raharja yang menyediakan hingga 10 unit bus tambahan dengan kapasitas sekitar 23 kursi per bus. Armada ini terutama diperuntukkan bagi rute Makassar menuju Palopo.
Dengan tambahan tersebut, total peserta mudik gratis yang dapat dilayani diperkirakan mencapai 700 hingga 750 orang.
Selain fasilitas transportasi, para peserta juga akan menerima paket sembako secara cuma-cuma. Program ini juga bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh yang memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan pemudik dari dan menuju Sulawesi Selatan pada tahun 2026 diperkirakan cukup tinggi dibandingkan sejumlah provinsi lain di Indonesia.
“Sulsel itu merupakan daerah yang cukup padat dalam penyelenggaraan angkutan lebaran, khususnya transportasi udara dan laut,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi usai menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (27/2/2026).
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan Sulawesi Selatan berada di posisi keenam sebagai daerah asal pemudik secara nasional, setelah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Dengan posisi tersebut, Sulsel menjadi provinsi asal pemudik terbesar di luar Pulau Jawa.
Jumlah warga yang diperkirakan melakukan perjalanan mudik dari Sulawesi Selatan mencapai sekitar 3,92 juta orang atau sekitar 2,7 persen dari total pergerakan nasional.
Di sisi lain, Sulawesi Selatan juga termasuk daerah tujuan mudik terbesar di Indonesia. Provinsi ini menempati peringkat kelima nasional setelah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perkiraan jumlah pemudik yang menuju Sulawesi Selatan mencapai sekitar 5,36 juta orang atau sekitar 3,40 persen dari total pergerakan nasional.
Adapun rute yang disediakan dalam program mudik gratis tersebut meliputi Makassar–Parepare, Makassar–Sidrap, Makassar–Wajo, Makassar–Palopo, Makassar–Masamba–Malili, Makassar–Bantaeng, Makassar–Bulukumba, Makassar–Selayar, Makassar–Sinjai, serta Makassar–Watampone di Kabupaten Bone.(*)





Tinggalkan Balasan