NasDem Minta Pemkab Luwu Timur: Perbesar Porsi Belanja Modal Produktif Untuk Ciptakan Multiplier Effect
MALILI, TEKAPE.co – Tingginya realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 mendapat apresiasi dari Fraksi NasDem DPRD Luwu Timur.
Namun, fraksi ini mengingatkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak boleh berhenti pada tingginya angka serapan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem, Suwati, saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Jumat (3/7/2026).
Menurut NasDem, realisasi pendapatan daerah yang mencapai 91,39 persen dan belanja sebesar 90,37 persen memang menunjukkan pengelolaan APBD yang cukup baik.
Namun, angka tersebut belum cukup menjadi ukuran keberhasilan jika manfaatnya belum benar-benar dirasakan masyarakat.
Fraksi NasDem menegaskan, keberhasilan APBD harus tercermin dari meningkatnya kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai keberhasilan hanya terlihat pada laporan administrasi, sementara dampak nyata bagi masyarakat belum maksimal,” tegas Suwati di hadapan sidang paripurna.
Selain itu, Fraksi NasDem juga menyoroti komposisi belanja daerah yang masih didominasi belanja operasional.
Pemerintah daerah didorong memperbesar porsi belanja modal yang lebih produktif agar mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang pembangunan yang lebih luas.
NasDem juga menilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp21,6 miliar masih berada pada tingkat yang wajar dan mencerminkan pengelolaan kas daerah yang cukup baik.
Meski memberikan sejumlah catatan, Fraksi NasDem tetap mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Fraksi ini juga mendorong agar pendekatan penganggaran berbasis kinerja terus diperkuat sehingga setiap program pemerintah tidak hanya menghasilkan serapan anggaran, tetapi juga mampu menghadirkan output, outcome, dan dampak nyata bagi masyarakat.
Atas dasar pertimbangan tersebut, Fraksi NasDem menyatakan menerima Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Luwu Timur. (*)






Tinggalkan Balasan