Motor Nyaris Dibawa Kabur, Karyawan Dapur SPPG Dibacok Komplotan Begal
JEMBER, TEKAPE.co – Upaya pencurian sepeda motor disertai kekerasan terjadi di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (6/4/2026) dini hari.
Seorang karyawan dapur menjadi korban setelah berusaha mempertahankan kendaraannya dari pelaku.
Peristiwa berlangsung sekira pukul 02.57 WIB di area parkir Dapur SPPG Tanwirul Ulum, Dusun Krajan, Desa Umbulsari.
BACA JUGA: Kapolres Torut Tegaskan Oknum Polisi Terlibat Insiden Valerie Cafe Diproses Hukum Ganda
Korban, Trias Tika Yulia Ningrum (26), mengalami luka bacok di kedua lengan akibat serangan pelaku menggunakan senjata tajam.
Kejadian bermula saat korban datang bekerja sekitar pukul 02.55 WIB dan memarkir sepeda motor Honda Beat miliknya dalam kondisi terkunci.
Tak lama kemudian, ia kembali ke parkiran untuk mengambil barang yang tertinggal di dalam jok kendaraan.
BACA JUGA: Diduga Lecehkan Siswi, Guru SMA di Sinjai Diciduk Polisi
Saat itu, korban mendapati sepeda motornya sudah dalam keadaan menyala dan dikuasai pelaku.
Ia berusaha menggagalkan aksi tersebut dengan menarik kendaraan sambil berteriak meminta bantuan.
Upaya tersebut memicu pelaku lain yang berada di sekitar lokasi untuk menyerang korban.
Dengan menggunakan clurit, pelaku melukai korban hingga mengalami luka di kedua lengan.
Teriakan korban mengundang warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang kemudian melarikan diri.
Sepeda motor milik korban ditinggalkan di tempat kejadian.
Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi telah diamankan sebagai bahan penyelidikan.
Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Umbulsari sebelum dirujuk ke RS Balung untuk perawatan lebih lanjut.
Kapolsek Umbulsari, AKP Setya Budi membenarkan kejadian tersebut.
“Kasus ini masih dalam proses penanganan. Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku,” ujarnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari, guna mengantisipasi tindak kejahatan serupa.
(Dodik)





Tinggalkan Balasan