Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Forkopimda Jember Kompak Rayakan HUT TNI, Gus Fawait: Sinergi Harus Berbuah Nyata

Bupati Jember Gus Fawait memotong tumpeng saat memberikan kejutan peringatan HUT ke-81 TNI di Markas Kodim 0824/Jember, Senin (5/10/2026). (ist)

JEMBER, TEKAPE.co – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Jember berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bukan melalui seremoni resmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus Jember justru mendatangi Markas Kodim 0824/Jember secara mendadak, Senin (5/10/2026).

Kedatangan Bupati Jember Gus Fawait bersama Ketua DPRD Jember, Kapolres Jember, Kajari Jember, serta sejumlah unsur Forkopimda Plus itu sengaja dirahasiakan.

Tujuannya sederhana, memberikan kejutan sekaligus menunjukkan soliditas antarlembaga di Kabupaten Jember.

BACA JUGA: Pesan Tegas Dandim Palopo di HUT ke-81 TNI: Jangan Pernah Sakiti Hati Rakyat

Gus Fawait mengatakan, kejutan tersebut menjadi simbol bahwa hubungan antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan unsur lainnya tidak sekadar berlangsung dalam forum formal.

Kekompakan tersebut, menurutnya, harus terus diwujudkan dalam kerja nyata untuk masyarakat.

“Kami memang sengaja tidak melakukan konfirmasi atau pemberitahuan secara resmi karena ingin memberikan surprise. Kami datang bersama-sama ke Kodim untuk menyampaikan selamat Hari Jadi TNI,” ujar Gus Fawait.

BACA JUGA: Urus STNK dan SIM di Jember, Warga Malah Dapat ‘Bonus’ Edukasi dari Polisi lewat Polantas Menyapa

Menurutnya, keberadaan TNI memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan nasional. Karena itu, soliditas antara TNI dengan pemerintah daerah maupun masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Kami yakin, jika TNI kuat, maka Indonesia juga akan kuat,” tegasnya.

Menariknya, kejutan HUT TNI tersebut tidak hanya melibatkan pejabat daerah. Sejumlah elemen masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol), turut hadir dalam suasana kebersamaan tersebut.

Gus Fawait menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kekuatan daerah. Sinergi, kata dia, tidak boleh berhenti pada hubungan antarpemerintah atau antarlembaga, tetapi harus melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Semua elemen harus kita rangkul. Jember ini harus kompak dan bersama-sama mendukung program strategis pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini