Anak Mantan Cawabup Luwu Dikeroyok, 5 Pelaku Diciduk Polisi
LUWU, TEKAPE.co – Lima orang terduga pelaku pengeroyokan terhadap anak mantan calon Wakil Bupati Kabupaten Luwu ditangkap polisi.
Kelima terduga pelaku masing-masing berinisial PL (29), AG (19), UG (20), RK (17), dan NB (20).
Mereka diamankan oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Walenrang yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Hasrum Dakka, Sabtu (3/10/2026).
BACA JUGA: Pengendara Bertato “Makmur” Apes, Diamankan Saat Polisi Patroli Antisipasi Bentrokan di Palopo
Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan terkait kasus pengeroyokan tersebut.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi para terduga pelaku.
Tim Reskrim Polsek Walenrang kemudian bergerak untuk melakukan penangkapan.
BACA JUGA: Sitti Husniah Tiba di Mabes Polri, Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Pemerasan dan TPPU
Kelima terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolsek Walenrang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Alhamdulillah Lima terduga pelaku pengeroyokan anak mantan Cawabup Luwu telah ditangkap pada pukul 16:20 Wita, sekarang sudah diamankan di Polsek Walenrang,” terang Ipda Hasrum Dakka, Minggu (4/10/2026).
Hasrum Dakka mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
Polisi juga masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman, kemungkinan besar masih ada pelaku lainnya,” jelasnya.
Ia menegaskan, Polsek Walenrang tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.
Termasuk aksi pengeroyokan yang melibatkan kelompok maupun perorangan.
Hasrum Dakka juga mengimbau masyarakat di wilayah Walenrang untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan, termasuk perkelahian antarkelompok.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Hentikan segala bentuk perkelahian antarkelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas perwira satu balok di punda ini. (*)





Tinggalkan Balasan