Limbah SPPG Jawi-Jawi 02 Diduga Cemari Irigasi Sawah, Petani Desak BGN Sulsel Turun Tangan
Persoalan ini menjadi pengingat bahwa pelaksanaan program pemenuhan gizi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat semestinya tidak menimbulkan keresahan bagi warga di sekitar lokasi operasional.
Hingga saat ini, pihak pengelola Dapur SPPG Jawi-Jawi 02 masih perlu memberikan penjelasan terkait dugaan aliran limbah ke lahan persawahan warga.
Peninjauan dari instansi berwenang juga diperlukan untuk memastikan kondisi IPAL, jalur pembuangan, serta potensi dampaknya terhadap saluran irigasi.
Syukri berharap BGN Sulsel tidak hanya menerima laporan, tetapi juga segera mengambil langkah konkret agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dan tidak kembali mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.
Perbaikan IPAL menjadi harapan petani agar lahan persawahan tetap terjaga dan saluran irigasi tidak tercampur limbah dari aktivitas operasional Dapur SPPG Jawi-Jawi 02.
(Sakril)





Tinggalkan Balasan