Korban Apresiasi Polisi, Sebut Beberapa Pastor Pernah Jadi Korban, Curiga Ada Komplotan Incar Pastoran
RANTEPAO, TEKAPE.co — Pastor Henrik Palimbo, dari Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Polres Toraja Utara atas keberhasilan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang menimpanya.
Dia juga berterima kasih kepada media yang turut memberitakan kasus tersebut, sehingga menjadi perhatian publik.
BACA JUGA:
Bobol Kamar Pastor, Pelaku Curat di Gereja Santa Theresia Rantepao Diringkus
Pastor Henrik menilai penangkapan cepat yang dilakukan Tim Resmob Polres Toraja Utara di bawah komando AKBP Stephanus Luckyto AW, menjadi bukti keseriusan aparat dalam menjaga keamanan, terlebih kasus tersebut terjadi di lingkungan gereja.
“Terima kasih atas apresiasinya, dan terima kasih buat Tim Resmob yang sudah berupaya mengungkap kasus ini. Bagus ada berita ini supaya masyarakat bisa waspada,” ungkapnya, melalui pesan suara WhatsApp, Jumat (5/12/2025) pagi.
Curiga Ada Sindikat yang Menyasar Pastoran
Lebih jauh, Pastor Henrik meminta pihak kepolisian untuk mendalami kemungkinan adanya keterkaitan dengan kasus serupa yang menimpa pastoran di daerah lain.
Menurutnya, beberapa gereja di Parepare, Makale, dan Nonongan pernah mengalami kejadian serupa, di mana kamar pastor dibobol dengan pola yang hampir sama.
“Ada kemungkinan ini sindikat. Peristiwa beberapa pastoran baik di Parepare, Makale maupun di Nonongan, kamarnya pastor-pastor yang dibobol, bisa jadi orang yang sama. Mudah-mudahan polisi bisa menelusuri ini,” tambahnya.
Sebelumnya, Kapolres Toraja Utara menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan penyelidikan mendalam dan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam tindak kriminal, khususnya yang mengganggu ketenangan tempat ibadah. (Erlin)



Tinggalkan Balasan