Komunitas Mobil Pasar Kopi Racing Team Berbagi Takjil di Jalur Bulukumba–Sinjai
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan berbagai elemen masyarakat untuk berbagi kebaikan.
Salah satunya dilakukan Komunitas Mobil Pasar Kopi Racing Team yang menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan pada Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Poros Bulukumba–Sinjai, tepatnya di depan Rest Area Tanete, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
BACA JUGA: TP PKK dan Dharma Wanita Luwu Gelar Amaliah Ramadan, Bagi Takjil hingga Buka Puasa Bersama
Sejak sore hari, puluhan anggota komunitas telah bersiaga di pinggir jalan dengan menyiapkan paket takjil.
Ratusan paket yang berisi makanan dan minuman untuk berbuka puasa dibagikan kepada para pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas.
Perwakilan Komunitas Mobil Pasar Kopi, Faisal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, sekaligus mempererat silaturahmi antara anggota komunitas dan masyarakat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh berkah ini. Sasaran kami adalah para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba, sehingga mereka bisa segera membatalkan puasa,” ujar Faisal.
Ia menambahkan, pembagian takjil dilakukan dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai tersebut.
Meski sempat menarik perhatian pengguna jalan, kegiatan berlangsung tertib.
Para anggota komunitas juga memastikan pembagian takjil tidak mengganggu aktivitas lalu lintas.
Sejumlah pengendara mengaku terbantu dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut, terutama bagi mereka yang sedang menempuh perjalanan jauh saat menjelang waktu berbuka puasa.
Komunitas Mobil Pasar Kopi Racing Team berharap kegiatan berbagi takjil ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat terus dilakukan secara rutin.
Selain itu, mereka juga berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi komunitas lain di Bulukumba untuk melakukan aksi sosial serupa.
Setelah pembagian takjil selesai, para anggota komunitas melanjutkan kegiatan dengan berbuka puasa bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan dan solidaritas antaranggota.
(Sakril)





Tinggalkan Balasan