oleh

Kala Personil Kepolisian Polsek Wara Melawan Lelah Demi Tugas Keamanan Kota

PALOPO, TEKAPE.co – Pancaran sinar lampu menerangi setiap sudut kota, meski waktu sudah larut malam, orang-orang masih tampak berlalu lalang di jalanan.

Juga terlihat sekelompok muda mudi nongkrong di sepanjang badan jalan di Jendral Sudirman, Kota Palopo, seakan waktu tak lagi jadi pembeda antara siang dan malam.

Minggu, Pukul 02.00 Wita dini hari, mestinya menjadi waktu yang tepat untuk merebahkan badan, melepas lelah, mengganti energi yang banyak terkuras di siang hari.

Tapi itu tidak berlaku bagi Anggota Kepolisian Polsek Wara, Polres Palopo. Meski telah larut malam, mereka tetap semangat menjalankan tugas keamanan kota.

Malam itu, dengan menggunakan motor, mereka menyisir kawasan-kawasan yang kerap dijadikan arena balapan liar.

Suara motor bergemuru, sepanjang Jalan Jendral Sudirman di penuhi sekitar puluhan pengendara motor. Terlihat kebanyakan di bawah umur.

Knalpot Racing, tanpa spion, tanpa helm, rambu jalan dan aturan lalulintas seakan tidak dihiraukan lagi.

Tepat pukul 03.00 wita, tiba-tiba mereka kocar kacir. Ada yang menambah kecepatan, ada juga yang terlihat kebingungan cari jalan untuk menyelip mencari tempat sembunyi.

Dari belakang, datang personil kepolisian Polsek Wara, dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, IPTU A Akbar.

Saat itu, Polisi terlihat berusaha membubarkan para pengendara tersebut.

Kenapa tidak, katanya para pengendara tersebut diduga para pelaku aksi balap liar yang sering dikeluhkan masyarakat. Alhasil, dalam sekejap meski telah diwarnai aksi kejar-kejaran, mereka lebih memilih mengalah dan terlihat satu persatu membubarkan diri.

“Mereka kerap melakukan balapan liar, sangat membahayakan pengendara lain dan jelas-jelas menganggu ketentraman masyarakat. Dengan itu kami memberikan teguran untuk segera pulang ke rumahnya masing-masing, dan tidak berkeliaran lagi,” ungkap IPTU A Akbar, saat ditemui di lokasi, Minggu, (01/9/2019).

Aksi balap liar tersebut memang sangat mengganggu ketentraman masyarakat Palopo. Kepolisian dengan berbagai macam cara, terus  berusaha mengatasi masalah ini. 

Aksi balap liar di Kota Palopo memang terkesan sudah membudaya bagi kalangan muda mudi, paling sering dijumpai saat malam minggu. Malam minggu ini seperti menjadi waktu reunian para muda mudi dari berbagai daerah, dan titik kumpulnya di Kota Palopo.

Ini yang menjadi salah satu penyebab kepolisian kewalahan mengidentifikasi kelompok-kelompok yang sering melakukan balapan liar.

Yah, itu sebuah konsekwensi bagi pihak kepolisian yang bertugas di Kota. Mereka terus bekerja melakukan pencegahan hingga tidak ada lagi, atau paling tidak meminimalisir keributan-keributan dan aksi balap liar yang bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Tapi untuk melakukan semua itu, sepertinya kepolisian sangat membutuhkan kesabaran dan keseriusan. Juga yang terlihat, lelah tidak pernah mereka jadikan sebuah alasan untuk berhenti menjalankan tugas. (haq)

Komentar

Berita Terkait