Harga LPG 3 Kg Melonjak hingga Rp 40 Ribu, Polres Palopo Bidik Pangkalan dan Pengecer
PALOPO, TEKAPE.co – Polres Palopo akan turun melakukan inspeksi terkait kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji subsidi 3 kilogram yang belakangan dikeluhkan masyarakat.
Pengawasan dilakukan menyusul harga LPG 3 kg di tingkat pengecer yang dilaporkan mencapai Rp40 ribu per tabung.
Kapolres Palopo, AKBP Dedi Surya Dharma mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopdagrin) Kota Palopo serta instansi terkait untuk memantau distribusi LPG subsidi di lapangan.
BACA JUGA: Ricuh di Kantor Leasing Makassar, Dipicu Penarikan Motor yang Sudah Dibeli Tunai
“Kami berencana melakukan pemantauan bersama Dinas Perdagangan dan instansi terkait untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan,” ujar Dedi, Kamis (4/6/2026).
Menurut Dedi, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran LPG bersubsidi tepat sasaran sekaligus mencegah adanya praktik yang merugikan masyarakat, seperti penimbunan, penyalahgunaan distribusi, maupun penyelundupan.
Ia menegaskan tidak akan segan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dalam proses distribusi maupun isi tabung LPG yang tidak sesuai ketentuan.
BACA JUGA: Warga Palopo Keluhkan Harga LPG 3 Kg Rp 40 Ribu, Dinas Koperindag Klaim Sudah Lakukan Pengawasan
“Jika kami menemukan adanya pengurangan isi gas masuk dalam delik pidana dan pasti akan kami tindak,” tegasnya.
Selain itu, polisi juga akan berkoordinasi dengan Pertamina apabila ditemukan pangkalan yang menjual LPG subsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Sebelumnya, warga di sejumlah wilayah Kota Palopo mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg dalam beberapa hari terakhir. Kelangkaan tersebut turut memicu kenaikan harga di tingkat pengecer hingga mencapai Rp40 ribu per tabung.
Menanggapi kondisi tersebut, Diskopdagrin Kota Palopo mengaku telah melakukan pengawasan intensif terhadap distribusi LPG subsidi di lapangan.
Kepala Diskopdagrin Kota Palopo, Munasirah, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan agen LPG agar seluruh pangkalan mematuhi aturan distribusi dan tidak menjual tabung subsidi kepada pengecer.






Tinggalkan Balasan