Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dua Petani Diserang Samurai di Sinjai, Pelaku Menyerahkan Diri

Pelaku penganiayaan dua petani di Sinjai saat diamankan petugas di Mapolres Sinjai. (ist)

SINJAI, TEKAPE.co – Dua petani di Kabupaten Sinjai menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Lappae, Desa Saotengah, Kecamatan Tellulimpoe, Rabu (18/3/2026) dini hari.

Kedua korban diketahui bernama Amir (45) dan Cappe.

BACA JUGA: Kebakaran di Maros Hanguskan Satu Rumah dan Merembet ke Dua Lainnya

Keduanya mengalami luka robek pada bagian kepala dan tangan akibat serangan tersebut.

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, membenarkan kejadian itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 01:00 Wita dini hari,” kata Agus kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).

BACA JUGA: Sesama Penjual Kelapa Muda di Gowa Terlibat Penikaman, Pelaku Ditangkap di Semak

Menindaklanjuti laporan, tim Resmob Polres Sinjai yang dipimpin Aipda Andi Mapparumpa langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian pelaku.

Sekitar pukul 02.10 Wita, pelaku Sudi (40), yang juga berprofesi sebagai petani, menyerahkan diri kepada petugas.

Sudi kemudian diamankan di Satuan Reserse Kriminal Polres Sinjai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku disebut telah mengakui perbuatannya dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah samurai tanpa sarung serta satu bilah parang lengkap dengan sarung.

Hingga kini, motif di balik aksi penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan.

“Kalau motifnya belum diketahui. Sementara pemeriksaan,” kata Agus.

Sementara itu, Kapolres Sinjai, Jamal Fathur, mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan dan tidak mudah terpancing emosi yang berujung pada tindak kekerasan.

“Jangan mudah terpancing emosi yang dapat berujung pada tindakan kekerasan, apalagi menggunakan senjata tajam,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah tindak kriminal.

“Segera laporkan kepada pihak kepolisian jika terjadi permasalahan,” katanya.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini